Breaking News:

Berita Muara Enim

Masjid-Musala Penerima Bantuan Kemenag RI Harus Terdaftar SIMAS

Salah satu syarat masjid dan musala dapat menerima bantuan harus terdaftar pada Sistem Informasi Masjid (SIMAS) Kementerian Agama

Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Muara Enim, H Azhari Rahardi menginformasikan untuk mendapat bantuan maka masjid dan musala harus terdaftar SIMAS. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM - Kantor Kementerian Agama Muara Enim menginformasikan kepada pengurus masjid dan musala perihal salah satu syarat masjid dan musala dapat menerima bantuan harus terdaftar pada Sistem Informasi Masjid (SIMAS) Kementerian Agama dan terdampak atau berada pada daerah yang terpapar Covid-19.

"Jika melihat dan mendengar informasi yang ada memang seperti itu (syaratnya). Dan setelah kami kroscek tadi dengan Kanwil ternyata memang ada," ujar Kepala Kantor Kemanag Muara Enim Azhari Rahardi, Jumat (3/9/2021).

Menurut, Azhari, untuk informasi lebih lanjut, dirinya masih akan berkoordinasi lagi dengan Kemenag Sumsel mengingat Muara Enim baru menerima informasi. Termasuk nantinya mengenai mekanisme Masjid atau Mushola untuk seluruh syaratnya yang bisa menerima. Tetapi yang pasti syaratnya harus terdaftar di SIMAS.

Sebab kemungkinan tidak semua Masjid dan Mushola yang mendapatkan, namun dirinya belum bisa memastikan.

"Mungkin juga nanti ada rekomendasi dari pemerintah setempat misal dari desa, kecamatan baru Kemenag, tapi kami lagi memastikan hal tersebut," tuturnya.

Masih dikatakan Azhari, dokumen permohonan bantuan nanti ditujukan kepada Menteri Agama melalui Dirjen Bimas Islam/Direktur Urais Binsyar. Dokumen tersebut selanjutnya diunggah pemohon ke laman https://simas.kemenag.go.id/page/permohonanbantuan. Permohonan bantuan, paling lambat diajukan secara online pada 12 September 2021. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut bisa langsung mengunjungi Instagram @bimasislam pada link https://instagram.com/bimasislam?utm_medium=copy_link tersebut.

Baca juga: Puluhan Balon Kades di Muara Enim Minta Seleksi Ulang, Bawa Bukti Dugaan Kecurangan Panitia Seleksi

Sementara itu, Kabag Kesra Pemkab Muara Enim H Zulfikar, membenarkan dari informasi yang didapatnya jika ada program dari Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) yang meyediakan dana bantuan operasional untuk Masjid dan Musala di daerah terdampak Covid-19 di Tahun Anggaran 2021.

Bantuan operasional ini dapat dipergunakan takmir dan pengurus Masjid/Musala untuk memenuhi keperluan penerapan protokol kesehatan dan percepatan penanganan Covid-19 seperti untuk penyediaan protokol kesehatan 5M seperti penyediaan sanitasi cuci tangan, masker, hand sanitizer, disinfektan, dan alat pengukur suhu tubuh serta sarana pencegahan Covid-19 yang lainnya. Termasuk untuk kebutuhan pembayaran listrik, air, dan kebutuhan pembinaan keumatan yang dilakukan secara daring.

Masih dikatakan, Zulfikar di Kabupaten Muara Enim ada 573 Masjid dan 499 Musala. Program Kementrian Agama ini, tentunya sangat membantu di masa pandemi Covid-19 ini, untuk itu sebagai umat muslim kita patut bersyukur. Mengenai mekanismenya, dari Kementriam Agama dan Pemkab Muara Enim tentunya siap mendukungnya.

"Kita akan dukung, kalau memang ada yang perlu kita bantu tentu akan kita bantu sesuai dengan kemampuan dan kewenangan kami," pungkasnya.(sp/ari)

Baca berita lainnya  langsung dari google  news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved