Berita Ogan Ilir

Polres Ogan Ilir Siap Dukung Target Herd Immunity Lewat Vaksinasi Massal

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy beserta jajarannya menegaskan siap mendukung herd immunity lewat vaksinasi massal ini. 

Polres Ogan Ilir
Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy saat menghadiri program vaksinasi keluarga dan launching menuju herd immunity di Desa Munggu, Kecamatan Muara Kuang, Selasa (31/8/2021) lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Setelah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan petunjuk teknis mengenai pedoman batas usia penerima vaksin Covid-19 untuk anak dan remaja, Pemkab Ogan Ilir beserta unsur Forkompinda lainnya seperti TNI-Polri, terus meningkatkan realisasi vaksinasi. 

Seperti diketahui, vaksin Covid-19 untuk anak berusia 12 hingga 17 tahun masuk program vaksinasi tahap 3, selain menyasar masyarakat rentan dan masyarakat umum.

Sasaran vaksin yang diperluas ini guna menuju target herd immunity atau kekebalan kelompok pada awal tahun mendatang. 

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy beserta jajarannya menegaskan siap mendukung herd immunity lewat vaksinasi massal ini. 

"Kami siap turut serta merealisasikan target herd immunity lewat vaksinasi massal. Saya sudah perintahkan Polsek jajaran, Bhabinkamtibmas untuk bersinergi dengan Dinas Kesehatan dan stakeholder lainnya," kata Yusantiyo, Rabu (1/9/2021). 

Polres Ogan Ilir sendiri sedari awal telah menyiapkan poliklinik sebagai salah satu fasilitas kesehatan (faskes) untuk tempat vaksin. 

"Poliklinik Polres Ogan Ilir siap melayani masyarakat untuk mengikuti vaksinasi," tegas Yusantiyo. 

Terpisah, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar mengatakan, syarat bagi anak yang akan divaksin secara umum yakni tubuh harus dalam keadaan sehat dan orang tua harus memastikan hal tersebut. 

"Karena belum punya KTP, anak yang akan divaksin bawa KK atau dokumen lain yang mencantumkan NIK anak," kata Panca. 

Panca melanjutkan, terutama saat mulai dilaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, kekebalan tubuh anak harus diupayakan agar dapat mengikuti pelajaran dengan kondisi tubuh lebih fit. 

"Jangan takut divaksin. Kaget sedikit, agar sehat dan Insha Allah terhindar dari Corona. Adik-adik bisa belajar di kelas lagi, tapi jangan lupa cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak," pesan Panca kepada puluhan pelajar yang menjalani vaksinasi di acara tersebut. 

Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ogan Ilir, Siti Khadijah Mikhailia Khairunisa Alamsjah, Panca tampak terlibat perbincangan dengan pelajar SMP yang menjalani vaksinasi. 

Panca optimis, dengan sasaran vaksin Covid-19 yang semakin luas yakni anak-anak dan remaja, target herd immunity atau kekebalan kelompok dapat tercapai. 

"Kepada vaksinator juga saya ucapkan terima kasih. Tetap semangat untuk mencegah penyebaran Covid-19 agar kita dapat kembali ke situasi normal," ucap Panca. 

Putra Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Mawardi Yahya ini berharap distribusi vaksin ke Ogan Ilir tak terhambat agar proses vaksinasi berjalan terus. 

"Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias untuk mendapatkan vaksin. Saya berharap kepada Pemerintah Provinsi (Sumsel) untuk terus mendistribusikan vaksin sehingga masyarakat yang belum mendapatkan vaksin dapat terpenuhi," kata Panca. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved