Breaking News:

Berita Prabumulih

Hidup Hivani dan Keluarga Tenang karena JKN-KIS

Hivani menceritakan pengalamannya menjadi peserta JKN-KIS kepada tim Jamkesnews, Selasa (19/08).

Editor: Yohanes Tri Nugroho
BPJS Kesehatan
Hivani Dagia (29), seorang ibu rumah tangga di prabumulih menunjukkan kartu peserta Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Hivani Dagia (29), seorang ibu rumah tangga, mengaku sangat bersyukur telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) beserta keluarganya.

Ia merasa telah diringankan beban untuk memikirkan biaya jika sewaktu-waktu terdapat keluarga yang sakit.

Hivani menceritakan pengalamannya menjadi peserta JKN-KIS kepada tim Jamkesnews, Selasa (19/08).

Ia merasa puas dengan pelayanan yang diberikan, baik pelayanan saat berobat maupun saat datang ke kantor untuk mengurus kartu JKN-KIS.

“Pelayanan di kantor sangat baik, petugasnya ramah dan tanggap terhadap peserta yang datang, juga terdapat beberapa loket yang melayani sehingga lebih cepat dalam pelayanan kepada peserta dan peserta tidak perlu mengantre lama,” kata Hivani.

Hivani menambahkan, pada saat ini biaya kesehatan sangatlah mahal tetapi dengan adanya Kartu JKN-KIS membantu dalam meringankan beban masyarakat jika di kemudian hari sakit dan perlu biaya yang besar. 

“Beberapa tahun lalu saya pernah sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), untung saja saya sudah memiliki kartu JKN-KIS sehingga biaya perawatan saya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Pada saat itu tidak ada kendala berarti dalam menggunakan kartu JKN-KIS. Selama mengikuti prosedur yang ada semua biaya kesehatan ditanggung, saya tidak mengeluarkan biaya sedikitpun,” ujar Hivani.

Menurut Hivani, Program JKN-KIS ini sangatlah membantu masyarakat, ia mengimbau bagi masyarakat yang belum memiliki kartu JKN-KIS agar segera mengurus ke Kantor BPJS Kesehatan sebagai proteksi diri apabila suatu hari sakit.

Bagi yang telah memiliki juga ia menghimbau agar membayar tepat waktu karena jika telat membayar kartunya akan tidak aktif sehingga akan mempersulit jika tiba-tiba sakit.

“Selain untuk proteksi diri, Program JKN-KIS ini juga sebagai wadah kita untuk beramal, karena saat kita tidak menggunakan, iuran yang kita bayarkan digunakan untuk membayar pembiayaan kesehatan orang lain.

Dengan adanya JKN-KIS, kita, keluarga dan semuanya terjaga dari ketidakpastian biaya pelayanan kesehatan,” kata Hivani.

Hivani berharap Program JKN-KIS tetap terus berlanjut karena sangat membantu masyarakat yang membutuhkan.

“JKN-KIS ini sangat membantu sekali. Meringankan beban biaya pelayanan kesehatan masyarakat. Pilihan kelasnya ada bermacam-macam juga tergantung kemampuan.

Ada kelas 1 Rp 150.000,- per orang per bulan, kelas 2 Rp 100.000,- per orang per bulan dan kelas 3 Rp 35.000,- per orang per bulan,” tutur Hivani. (RIL)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved