Breaking News:

Berita Muratara

Modus Kades Pangkalan Muratara Diduga Gelapkan Uang Rp 279 Juta, Dilaporkan Warganya ke Polisi

Uang tersebut adalah dana plasma dari perusahaan perkebunan sawit PT Agro Rawas Ulu (ARU) untuk Desa Pangkalan yang dipimpin kades Adam

Berita acara musyawarah desa tentang pembentukan BUMDes plasma itu diduga direkayasa dan dipalsukan oleh kepala desa. 

Pada bulan April 2021, warga Desa Pangkalan mendapat informasi dari Koperasi Produksi Rawas Jaya bahwa dana plasma telah dicairkan oleh PT ARU. 

Dana plasma sebanyak Rp 279.350.108 telah ditransfer ke rekening Bank BNI atas nama BUMDes Serasan Jaya milik Desa Pangkalan.

Rekening itu ternyata untuk BUMDes lain berupa tower air bersih, bukan rekening untuk BUMDes plasma. 

Dana itu dicairkan sebanyak 3 tahap yakni tahap pertama pada 25 Februari 2021 sebanyak Rp 151.200.000, tahap kedua pada 15 Maret 2021 sebesar Rp 119.424.259, dan tahap ketiga pada 31 Maret 2021 sebanyak Rp 8.725.849.

Setelah dana tersebut cair, Kades Pangkalan, Adam tidak memberi tahu warganya hingga akhirnya kedok sang pemimpin terbongkar. 

Kades Adam akhirnya dilaporkan ke polisi oleh warganya yang tergabung dalam keanggotaan plasma sawit yang merasa dirugikan. 

Kini Kades Adam mendekam di sel tahanan Polres Musi Rawas Utara dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. 

Kasat Reskrim Polres Musi Rawas Utara, AKP Dedi Rahmad Hidayat menyatakan masih akan melengkapi bahan pemeriksaan terhadap Kades Pangkalan Adam. 

Baca juga: Cekcok Soal Uang Lalu Diduga Pukuli Istri, Candra Masuk Sel Polres Muratara

Kades diduga melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 374 KUHP dan atau tindak pidana penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 372 KUHP.

"Kasus ini dilaporkan pada tanggal 10 Juli 2021 lalu. Setelah menerima laporan kami melakukan penyelidikan.

Kades sudah kami panggil sebanyak dua kali sebagai saksi. Setelah ditemukan beberapa barang bukti lalu gelar perkara dan ditingkatkan ke tahap penyidikan," jelas Kasat Reskrim. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved