Menuju Herd Immunity

BOR di Lubuklinggau Turun Jadi 25 Persen, Kasus Covid-19 Harian Sempat Nol

Bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur isolasi Covid-19 di Kota Lubuklinggau menurun drastis. Kasus Covid harian pun sempat nol.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
EKO HEPRONIS
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau, Cikwi menuturkan saat ini BOR di Lubuklinggau turun jadi 25 persen. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Saat ini bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur isolasi Covid-19 di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) sudah menurun drastis.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau, Cikwi menyampaikan penurunan BOR di Kota Lubuklinggau ini akibat dari turunnya jumlah kasus Covid-19.

"Untuk BOR dari empat rumah sakit besar di Kota Lubuklinggau baik RSUD Siti Aisyah, RS Sobirin, RS Ar Bunda dan Siloam semuanya turun," ungkapnya pada Tribunsumsel.com, Jumat (27/8/2021).

Ia menyebutkan, dari 196 tempat tidur yang tersedia, sekarang hanya terisi 49 orang atau 25 persen, hal ini jauh menurun bila dibandingkan dengan sebelumnya yang mencapai 90 persen.

"Penurunan ini sudah seminggu terakhir, yang sebelum-sebelumnya 83 persen, 84 persen dan 90 persen," ujarnya.

Sementara, untuk kondisi Covid 19 di Kota Lubuklinggau sekarang jauh menurun bahkan sempat 0 dan kemarin ada tambahan 13 orang, total jumlah warga yang terpapar saat ini 3.034 kasus.

"Untuk yang aktif 105 orang, dari 106 ini 74 dirawat di rumah sakit dan 31 orang melakukan isolasi mandiri mudah-mudahan cepat turun ya," ungkapnya.

Sedangkan, untuk tenaga kesehatan (Nakes) selama dua pekan ini Dinkes sudah melakukan penyuntikan dosis 3 untuk moderna sejumlah 1.177 atau 63.66 persen dosis dari target 1980 nakes.

"Jadi total capaian kita yang sudah kita terima 73.290 dosis yang sudah kita pakai 63.712 dosis," ujarnya.

Lalu, untuk masyarakat Lubuklinggau yang ingin melakukan vaksin dosis 1 bisa mendatangi urusan kesehatan (Urkes) Polres Lubuklinggau dan RS DKT Kodim 0406 Lubuklinggau.

"Sementara fasilitas pelayanan kesehatan lainnya seperti RS Ar Bunda, RS Siloam dan 10 Puskesmas lainnya hanya fokus kepada dosis II," ujarnya.

Selanjutnya, dalam waktu dekat saat ini Pemkot Lubuklinggau tetap akan melayani dosis Moderna 1 dan Moderna 2 untuk masyarakat umum dan mahasiswa sebagaimana famplet yang telah disebar.

"Jadi hingga saat ini kita melakukan vaksin sesuai dengan jumlah vaksin yang diberikan pemerintah, apabila vaksin datang lagi akan langsung kita suntikkan," ungkapnya.

Ia pun berharap, semoga capaian vaksin di Kota Lubuklinggau cepat terealisasi dan bisa cepat terlaksana, sehingga capaian herd imunnity di Kota Lubuklinggau bisa tercapai.

"Masyarakat tidak usah takut, karena dampak vaksin dari Moderna ini memang banyak menimbulkan gejala-gejala yang timbul, karena kita sudah melakukan dosis 1 dan dosis II sehingga pertanahan di dalam tubuh menimbulkan reaksi," ujarnya. 

Baca juga: Dinkes Palembang Siapkan 1.200 Dosis Vaksin Moderna untuk Dosis Pertama, Ini Link Pendaftaran

Baca berita lainnya langsung dari google news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved