Kumpulan Lagu Hits

Daftar Lagu Malaysia Paling Hits Beserta Lirik : ada Suci Dalam Debu - Iklim, Isabella - Search

Daftar Lagu Malaysia Paling Hits Beserta Lirik : ada Suci Dalam Debu - Iklim, Isabella - Search

Penulis: Slamet Teguh Rahayu | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com
Daftar Lagu Malaysia Paling Hits Beserta Lirik : ada Suci Dalam Debu - Iklim, Isabella - Search 

TRIBUNSUMSEL.COM - Musik tak pernah lepas dari aktifitas setiap manusia.

Bicara tentang musik, tentu tak apdol nampaknya jika tak menyebut para musisi dari Malaysia.

Sejumlah lagu Malaysia selalu menghiasi di Indonesia.

Lagu-lagunya selalu menjadi hits di Indonesia.

Berikut Tribunsumsel.com rangkum lagu hits malaysia beserta liriknya.

1. Suci Dalam Debu - Iklim

Engkau bagai air yang jernih
Di dalam bekas yang berdebu
Zahirnya kotoran itu terlihat
Kesucian terlindung jua
Cinta bukan hanya di mata
Cinta hadir di dalam jiwa
Biarlah salah di mata mereka
Biar perbezaan terlihat antara kita
'Ku harapkan kau 'kan terima
Walau dipandang hina
Namun hakikat cinta kita
Kita yang rasa
Suatu hari nanti
Pastikan bercahaya
Pintu akan terbuka
Kita langkah bersama
Di situ kita lihat
Bersinarlah hakikat
Debu jadi permata
Hina jadi mulia
Bukan khayalan yang aku berikan
Tapi keyakinan yang nyata
Kerana cinta lautan berapi
Pasti akan 'ku renang jua
'Ku harapkan kau 'kan terima
Walau dipandang hina
Namun hakikat cinta kita
Kita yang rasa
Suatu hari nanti
Pastikan bercahaya
Pintu akan terbuka
Kita langkah bersama
Di situ kita lihat
Bersinarlah hakikat
Debu jadi permata
Hina jadi mulia
Suatu hari nanti
Pastikan bercahaya
Pintu akan terbuka
Kita langkah bersama
Di situ kita lihat
Bersinarlah hakikat

2. Gerimis Mengundang - Slam

Kusangkakan panas berpanjangan
Rupanya gerimis, rupanya gerimis
Mengundang a-ha-ha-ah
Dalam tak sedar 'ku kebasahan
Pernah juga kau pinta perpisahan
Aku sangkakan itu hanyalah
Gurauan a-ha-ha-ah
Nyata kau serius dalam senyuman
Bukan sekejap denganmu
Bukan mainan hasratku
Engkau pun tahu niatku
Tulus dan suci
Senang benar kau ucapkan
Kau anggap itu suratan
Sikit pun riak wajahmu
Tiada terkilan
Hanya aku separuh nyawa
Menahan sebak di dada
Sedangkan kau bersahaja
Berlalu tanpa kata
Terasa diri amat terhina
Kau lakukan
Terasa diri amat terhina
Kau lakukan
Bukan sekejap denganmu
Bukan mainan hasratku
Engkau pun tahu niatku
Tulus dan suci
Senang benar kau ucapkan
Kau anggap itu suratan
Sikit pun riak wajahmu
Tiada terkilan
Hanya aku separuh nyawa
Menahan sebak di dada
Sedangkan kau bersahaja
Berlalu tanpa kata
Terasa diri amat terhina
Kau lakukan
Terasa diri amat terhina
Kau lakukan
Sia-sia kukorban selama ini
Jika kasihku, jika hatiku
Kau guris o-ho-ho-oh
Dalam tak sedar 'ku menangis

3. Isabella - Search

Isabella adalah kisah cinta dua dunia
Mengapa kita berjumpa namun akhirnya terpisah?
Siang jadi hilang ditelan kegelapan malam
Alam yang terpisah melenyapkan sebuah kisah
Terbayang lambaiannya, salju terbakar kehangatan
Dunia dipenuhi warna berseri bunga cinta
Kita yang terlena hingga musim berubah
Mentari menyepi bernyalalah api cinta
Dia Isabella, lambang cinta yang lara
Terpisah kerana adat yang berbeza
Cinta gugur bersama daun-daun kekeringan
Dia Isabella, lambang cinta yang lara
Terpisah kerana adat yang berbeda
Cinta gugur bersama daun-daun kekeringan
Haluan hidupku terpisah dengan Isabella
Tapi aku terpaksa demi cintaku Isabella
Moga dibukakan pintu hatimu untukku
Akan terbentang jalan andainya kau setia
Oh, Isabella

4. Rindu Serindu Rindunya - Spoon

Berikanlah jawapan
Huraikanlah simpulan
Biar tenang jiwaku
Setelah kasih lama berlalu
Tidak mungkin kulupa
Perjanjian kita
Di bawah rumpun bambu
Di kala bulan sedang beradu
Mengapa terjadi perpisahan ini
Di kala asmara melebar sayapnya
Mengapa kau pergi di saat begini
Di kala hatiku terlukis namamu
Kalau memang tiada jodoh
Apalagi nak ku heboh
Aku malu pada teman pada semua
Rindu, rindu serindu rindunya
Namun engkau tak mengerti
Pilu, pilu sepilu pilunya
Namun engkau tak perduli
Malu, semalu malunya
Namun apa daya orang tak sudi
Mahu, semahu mahunya
Namun apa daya orang dah benci
Mengapa terjadi perpisahan ini
Di kala asmara melebar sayapnya
Mengapa kau pergi di saat begini
Di kala hatiku terlukis namamu
Kalau memang tiada jodoh
Apalagi nak ku heboh
Aku malu pada teman pada semua
Rindu, rindu serindu rindunya
Namun engkau tak mengerti
Pilu, pilu sepilu pilunya
Namun engkau tak perduli
Malu, semalu malunya
Namun apa daya orang tak sudi
Mahu, semahu mahunya
Namun apa daya orang dah benci
Berikanlah jawapan
Huraikanlah simpulan
Biar tenang jiwaku
Aku malu

5. Bukan Aku Tak Cinta - Iklim

Saat kita berpisah
Kau pegang erat tanganku
Sepertinya tak merelakan kepergianku
Untuk meninggalkanmu
Dermaga saksi bisu
Waktu ku kecup keningmu
Perlahan kau lepaskan pegangan tanganku
Aku lihat kau menangis
Lambaian tanganmu
Masih ku ingat selalu
Itu yang terakhir
Ku melihat dirimu
Sudah sering kau kirim surat
Namun tak pernah aku jawab
Lalu ku kirim kan undangan
Agar kau tak berharap
Bukannya aku tak tega
Bukan pula aku tak cinta
Karena orang tua yang tak merestui
Cinta kita
Lambaian tanganmu
Masih ku ingat selalu
Itu yang terakhir
Ku melihat dirimu
Sudah sering kau kirim surat
Namun tak pernah aku jawab
Lalu ku kirim kan undangan
Agar kau tak berharap
Bukannya aku tak tega
Bukan pula aku tak cinta
Karena orang tua yang tak merestui
Cinta kita
Dermaga saksi bisu
Waktu ku kecup keningmu
Perlahan kau lepaskan pegangan tanganku
Aku lihat
Kau menangis
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved