Breaking News:

Menuju Herd Immunity

Harus Desak-desakan, Cerita Sulitnya Peserta Vaksinasi di Sekolah Maitreyawira Dapatkan Nomor Antre

Warga yang ingin mendapatkan vaksin dosis 1 di sekolah Maitreyawira Jl Residen Abdul Rozak, 8 Ilir ternyata tidak mudah. Mereka rela antre sejak pagi.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Peserta vaksinasi massal yang diadakan oleh RS AK Gani dan Kodim 0418 Palembang di Sekolah Maitreyawira, Selasa (24/8/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Warga yang ingin mendapatkan vaksin dosis 1 di sekolah Maitreyawira Jalan Residen Abdul Rozak, 8 Ilir ternyata tidak mudah. Mereka harus rela antre dan datang sejak pagi.

Hendri (28) warga Kelurahan Sekip Jaya, salah satu yang mendapatkan nomor antrean vaksinasi mengungkapkan jika dirinya harus berdesak-desakan dengan ratusan warga lainnya.

"Saya datang pukul 6 pagi saat itu kerumunan sudah banyak. Parkiran di luar sekolah Maitreyawira juga sudah padat," katanya saat dibincangi.

Sulitnya mendapatkan nomor antrean ia rasakan selama satu jam, sampai akhirnya mendapatkan nomor antrean vaksin.

"Dapat antrean nomor 300, haduh yang bikin lama itu bagi nomor sebenarnya. Berebut ambil nomor takut tak kebagian, tidak tahu kalau sudah saling dorong dan sikut, " ungkapnya.

Ia menceritakan, ketika selama antrean bagu nomor berlangsung beberapa orang nampak memaksa masuk dan nekat memanjat pagar sekolah supaya mendapatkan nomor lebih cepat dan mendapatkan jatah vaksin.

Anggota TNI dan panitia yang bertugas sempat kewalahan ketika melayani antrean peserta vaksinasi.

"Sudah tidak karuan waktu itu, sampai ada yang manjat pagar. Kalau tidak begitu ya tidak dapat. Akhirnya panitia dan personel TNI yang berjaga menertibkan kembali. Itu yang bikin semua pagar dikunci tadi pagi. Kasihan yang di luar tidak dapat, " ujarnya.

Pemanggilan terhadap peserta vaksinasi baru dilakukan sekitar pukul 09:15 WIB. Panitia memanggil 10-20 orang secara bergilir.

"Saya kan dapat nomor 300 kemungkinan gilirannya siang nanti. Teman saya juga ada yang dapat nomor 500 an jadi dia pulang dulu, " singkat Hendri.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved