Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Pembelajaran Tatap Muka di Lubuklinggau Mulai Besok, PAUD Dibatasi Hanya Lima Orang

Sekolah Tatap Muka di Lubuklinggau untuk PAUD/TK SD sampai SMP baik negeri dan swasta akan dimulai Senin (23/8/2021) besok. Simak Ketentuannya

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Diskominfo Kota Lubuklinggau
Sekolah Tatap Muka di Lubuklinggau untuk PAUD/TK SD sampai SMP baik negeri dan swasta akan dimulai Senin (23/8/2021) besok. Simak Ketentuannya 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU --Sekolah pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Lubuklinggau untuk PAUD/TK, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan di mulai, Senin (23/8/2021) besok.

Digelarnya PTM ini setelah Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Wali Kota Lubuklinggau mengeluarkan surat edaran (SE) nomor 207/SE/DPKPB/VIII/2021 pada tanggal 10 Agustus lalu.

Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau, Yulianti mengatakan, digelarnya kembali PTM ini setelah turunnya status Kota Lubuklinggau dari PPKM level IV menjadi Level III.

"Iya mulai besok Senin (23/8/2021) sekolah sudah boleh menggelar PTM," ujar Yulianti saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com, Minggu (22/8/2021).

Yulianti menuturkan, kegiatan belajar dan mengajar di PAUD/TK SD sampai SMP baik negeri dan swasta selama pandemi Covid-19 ini dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut.

"Pelaksanaan Pembelajaran disatuan pendidikan dapat dilakukan dengan melalui PTM terbatas dan atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan keputusan bersama menteri pendidikan dan kebudayaan, menteri agama dan menteri kesehatan," ungkapnya.

Kemudian bagi satuan pendidikan yang melaksanakan PTM terbatas dilaksanakan dengan kapasitas 50 persen.

Sementara, khusus untuk PAUD maksimal 33 persen dengan jarak 1,5 meter dan maksimal lima peserta didik perkelas.

"Edaran ini mulai berlaku pada tanggal 23 Agustus 2021 sampai dengan keluarnya aturan lebih lanjut," ujarnya.

Sementara, Wali Kota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe menyampaikan, digelarnya PTM seiring dengan turunnya status Kota Lubuklinggau dari level IV menjadi level III.

"Kemarin kita sempat meminta pertimbangan Dinkes wilayah mana yang boleh, hasilnya sejauh ini sudah aman status per wilayah tidak ada lagi zona merah di Kota Lubuklinggau," ungkapnya

Ia pun menambahkan, bila pelaksanaan PTM dimasing-masing sekolah tidak berbarengan sekaligus, melainkan untuk jumlah siswa yang hadir dibatasi 50 persen.

"Jadi tidak ada berbarengan, dan isinya juga kalau pun jadi dibuka hanya 50 persen, termasuk proses penjemputan itu harus lebih tertib dan menjaga prokes," ujarnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved