Breaking News:

Perempuan Dalam Islam

Viral Ibu-ibu Gotong Jenazah, Bolehkah Perempuan Memikul Keranda, Ini Penjelasan Hukum Syariah Islam

Viral video ibu-ibu menggotong keranda jenazah. Sebenarnya bolehkah perempuan memikul keranda, berikut ini penjelasan berdasar hukum syariah Islam.

Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
DOK TRIBUN SUMSEL
Viral video ibu-ibu menggotong keranda jenazah dari masjid menuju ke pemakaman. Bolehkah perempuan memikul keranda, ini penjelasannya. Gambar ilustrasi. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Viral video ibu-ibu menggotong keranda jenazah. Dalam video berdurasi 1 menit 2 detik tersebut terlihat para wanita memakai mukena atau telekung dari masjid menuju ke pemakaman.

Kejadian perempuan menggotong keranda ini sendiri berlokasi di Lingkungan Taman Seruni, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (12/8/2021) lalu.

Informasi dari tokoh masyarakat dan agama setempat, kejadian ibu-ibu gotong keranda ini atas inisitiatif para wanita dan bukan pertama kali. Hal itu sudah menjadi salah satu adat yang telah dilakukan sejak zaman dahulu. Namun, tidak selalu tetapi saat ada wabah dengan harapan wabah penyakit segera berakhir.

Lantas sebenarnya bolehkah perempuan memikul keranda, berikut ini penjelasan berdasar hukum syariah Islam seperti dikutip dari bincangsyariah.

Dalam kitab Al-Majmu’, Imam Nawawi menjelaskan bahwa yang berhak memikul jenazah ke kuburan adalah laki-laki, baik jenazah tersebut laki-laki atau perempuan, sudah dewasa atau jenazah anak kecil. Wanita tidak diperkenankan memikul jenazah ke kuburan karena wanita secara fisik lebih lemah dibanding laki-laki.

Selain itu, dikhawatirkan ada bagian tubuh yang terbuka jika mereka memikul jenazah. Pendapat ini telah disampaikan oleh Imam Syafii dalam kitab Alumm, juga disampaikan ulama Syafiiyah lainnya sebagaimana dikatakan oleh Imam Nawawi berikut;

قال الشافعي في الأم والأصحاب : لا يحمل الجنازة إلا الرجال ، سواء كان الميت ذكرا أو أنثى ولا خلاف في هذا ; لأن النساء يضعفن عن الحمل وربما انكشف منهن شيء لو حملن .

“Imam Syafii berkata dalam kitab Alumm dan ulama Syafiiyah; ‘Tidak boleh memikul jenazah kecuali laki-laki, baik jenazah tersebut laki-laki atau perempuan. Tidak ada perbedaan dalam masalah ini. Hal ini karena lemah untuk memikul dan terkadang ada bagian dari tubuh mereka yang terbuka jika mereka memikul.”

Baca juga: Bolehkah Perempuan Ikut Shalat Jenazah, Ini Penjelasan Lengkap Sesuai Hukum Syariat Islam

Ulama Syafi’iyah juga menghukumi makruh wanita ikut serta mengantar jenazah ke kuburan, apalagi memikul jenazah. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Ummu ‘Athiyah, dia berkata;

نُهِينَا عَنِ اتِّبَاعِ الْجَنَائِزِ ، وَلَمْ يُعْزَمْ عَلَيْنَا

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved