Polres Banyuasin Kejar Jambret ke Natuna

Tim Puma Satreskrim Polres Banyuasin Kejar Jambret Sampai ke Natuna

Tim Puma Satreskrim Polres Banyuasin, tak tanggung-tanggung mengungkap kasus penjambretan yang sudah meresahkan masyarakat harus terbang ke Natuna.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Feri pelaku jambret yang dikejar hingga ke Natuna saat digelandang ke Unit Pidum Satreskrim Polres Banyuasin, Sabtu (14/8/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Tim Puma Satreskrim Polres Banyuasin, tak tanggung-tanggung untuk mengungkap kasus penjambretan yang sudah meresahkan masyarakat harus terbang ke Natuna.

Dipimpin Kanit Pidum Ipda Chandra, tim bergerak ke pulau Natuna untuk menangkap Feri Nopriansyah (26) warga Dusun Teluk Kijing 3 Desa Kebun Betok Kecamatan Lais Banyuasin.

Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP M Ikang Ade Putra membenarkan bila pihaknya harus terbang ke Natuna untuk menangkap pelaku jambret yang sudah meresahkan masyarakat.

"Kami bekerjasama dengan kepolisian di sana, untuk mencari informasi keberadaan pelaku. Karena, informasi disini bila pelaku ini sudah kabur ke luar kota," ujar Ikang, Sabtu (14/8/2021).

Dari penyelidikan, ternyata diketahui bila pelaku ini berada di Natuna. Namun, untuk memastikannya membuat Satreskrim Polres Banyuasin berkoordinasi dengan kepolisian setempat.

Koordinasi yang dilakukan, ternyata ciri-ciri yang diberikan memang itu pelaku jambret yang sudah buat resah masyarakat. Agar tak lepas, Tim Puma langsung bergerak untuk menuju ke Natuna.

Terbilang sulit untuk sampai ke lokasi penangkapan. Karena pelaku Feri ini berada di desa pelosok, sedang ikut bekerja untuk membangun tower telepon selular.

"Untuk sampai ke kamp dimana tempat pelaku ini berada, anggota juga harus menempuh jalur darat. Cukup memakan waktu lama sampai ke lokasi, sampai akhirnya pelaku ini berhasil ditangkap malam tadi," ujar Ikang.

Tanpa perlawanan, pelaku Feri ini akhirnya ditangkap ketika sedang tertidur. Setelah sempat diinterogasi, akhirnya pelaku langsung dibawa ke Banyuasin dengan menumpang penerbangan pertama.

"Kami tidak main-main untuk ungkap kasus. Sampai kemanapun, pelaku akan kami kejar. Namun memang, perlu proses penyelidikan dan tidak bisa pelakunya langsung tertangkap," pungkasnya.

Baca juga: Polsek Muara Kuang Tertibkan Penambangan Pasir Ilegal di Tepi Sungai Ogan, Berpotensi Longsor

Baca berita lainnya langsung dari google news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved