Sepakbola

Jurnalis FC Siap Tanding Lawan Ogan Ilir United

Jurnalis FC Siap Taning Lawan Ogan Ilir United yang Dikomandoi Mantan Bupati OI, Ahmad Wazir Noviadi

Editor: Slamet Teguh
Dokumen Jurnalis FC
Para Punggawa Jurnalis FC 

TRIBUNSUMSEL.COM - Tim sepakbola Jurnalis FC menantang Ogan Ilir United dalam laga persahabatan yang dijadwalkan di lapangan sepakbola Tanjung Senai, Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sabtu (14/8/2021) pukul 15.00 WIB.

Pertandingan ini bagian dari upaya memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat sekaligus memperkuat relasi dengan para pemain Ogan Ilir United yang dikomandoi mantan Bupati OI, Ahmad Wazir Noviadi.

"Sebenarnya kita sudah lama ingin main bola dengan para senior di Ogan Ilir. Tapi pandemi Covid-19 belakangan ini membuat kita tidak bebas bergerak. Pertandingan persahabatan kali ini pun kita laksanakan dengan prokes maksimal, agar tujuan dari olahraga tercapai dengan sempurna," kata salah seorang pengurus Jurnalis FC, Eko Adia Saputro BE, Kamis (12/8/2021).

Menurut Eko, salah satu agenda Jurnalis FC adalah tour alias main bola (mabol) bareng tim-tim sepakbola di daerah, terutama dalam wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Kegiatan ini biasanya dikemas dalam tema "Ngandon Match", dimana sebelumnya tim ini sudah bertamu ke Stadion Talang Jimar Prabumulih, main bersama Walikota H. Ridho Yahya.

Setelah itu, Odi dan kawan-kawan berkunjung ke Desa Prajen, Kabupaten Banyuasin dan berikutnya main bersama SSB Pormass di Desa Serikembang, Kabupaten Ogan Ilir.

"Di saat situasi sudah normal, kita usahakan setiap bulan berkunjung ke daerah. Kita ingin silaturahmi dengan tim-tim di kabupaten/kota, belajar banyak dari mereka, baik dalam hal bermain bola maupun ragam ada dan kebudayaannya," kata Eko.

Seperti diketahui, di Sumsel, sepakbola masih menjadi olahraga paling favorit dan banyak penggemarnya. Itu terbukti dengan menjamurnya klub-klub sepakbola amatir yang eksis hingga kini.

Bahkan di tengah hantaman pandemi Covid-19 yang memorak porandakan sepakbola profesional di tanah air, klub-klub amatir justru tumbuh bersemi. Salah satunya Jurnalis FC. Klub yang berdiri 28 Oktober 2015 ini masih melakukan aktivitas rutin dengan latihan dan sparing partner setiap Sabtu pagi.

Eko menjelaskan, tim ini terbentuk atas dasar kesamaan hobi bermain sepakbola di kalangan wartawan. Agar lebih terorganisasi, maka dibentuk semacam klub dengan nama Jurnalis FC dilengkapi dengan atribut-atribut pendukung, seperti logo dan lain-lain.

Seiring perkembangannya, Jurnalis FC tidak hanya diisi oleh wartawan atau jurnalis saja. Klub ini juga menampung sejumlah remaja yang ingin mengembangkan bakat bermain bola.

Baca juga: Ichsan Kurniawan dan Yu Hyun Ko Pindah, Muba Babel United Disebut Bakal Kedatangan Pemain Baru

Baca juga: Muba Babel United Akan Bubarkan Tim Jika Tak Ada Kepastian Soal Kompetisi Dari PSSI, Kini Libur

"Jadi ini bisa disebut komunitas penggemar sepakbola di kalangan jurnalis. Tapi kita juga membuka peluang bagi talenta-talenta muda di luar jurnalis. Tentu dengan harapan mereka bisa berkembang dan kelak menjadi pesepakbola profeaional," kata Eko.

Menurut Eko, banyak manfaat tergabung dengan tim ini. Selain berolahraga, juga sekaligus silaturahmi dan menambah relasi. Sebab selama berdiri, Jurnalis FC banyak bertemu dengan tim-tim amatir lain, tidak hanya di Palembang tapi juga di daerah-daerah lain.

"Klub amatir di Palembang ini mungkin lebih dari 100. Belum di daerah. Kita pernah tour ke Prabumulih, Banyuasin, Ogan Ilir, dan rencananya dalam waktu dekat ke Lampung. Jadi banyak teman, dan insyaallah tambah memperkuat relasi," katanya.

Meski begitu, kata Eko, tidak mudah menjaga eksistensi tim ini. Perlu komunikasi yang baik antar sesama anggota komunitas dan membiasakan gotong royong dalam segala hal. Soal biaya, misalnya, Jurnalis FC sangat tergantung dengan patungan.

"Kalau bahasa kita 'CK'. Jadi setiap main kita patungan untuk bayar lapangan dan jasa wasit. Ada sponsor, tapi ya tentu tidak setiap main. Sponsor biasanya bantu dalam bentuk kaos tim atau jersey," katanya.

Eko berharap, ke depan Jurnalis FC makin eksis dan bisa menjadi wadah alternatif bagi masyarakat Sumsel menyalurkan hobi main sepakbola atau bahkan mengembangkan bakat untuk ke arah yang lebih profesional.

"Sekarang jumlah kita yang aktif sekitar 80-an orang. Saya juga terus berharap wartawan-wartawan yang belum sempat bergabung segera bergabung. Kita olahraga bersama-sama, gembira bersama dan harapannya juga sehat bersama," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved