Breaking News:

Kabupaten OKI-BPOM Jajaki Kerjasama, Awasi Peredaran Makanan dan Obat

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir bersama BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Prawira Maulana
KABUPATEN OKI
Kabupaten Ogan Komering Ilir dan BPOM jajaki kerjasama, awasi peredaran makanan dan obat. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir bersama BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan menjajaki kerjasama pengawasan obat dan makanan serta rencana pelaksanaan vaksin bersama.

Bupati OKI melalui Sekretaris Daerah, H. Husin menyambut baik kerja sama ini, karena memang obat dan makanan merupakan kebutuhan hidup publik sehingga harus dipastikan bahwa produk-produk ini aman dikonsumsi manusia. Pemerintah harus menjamin keamanannya sebelum diedarkan ke masyarakat. 

"Join Operation bersama BPOM menjadi peran serta pemerintah untuk memastikan produk – produk aman dikonsumsi," ujarnya, Rabu (11/8/2021) pagi.

Wilayah Kabupaten OKI yang luas yaitu 19.023 KM persegi ungkap Husin, memerlukan pengawasan yang terus ditingkatkan jangan sampai ditemukan produk makanan dan obat-obatan yang dapat membahayakan kesehatan dan keselamtan konsumen.

Menanggapi itu, Kepala BPOM Palembang, Drs.M.Suhendri, Apt., M.Farm dalam pertemuan tersebut menjelaskan Join Operatoin bisa dalam bentuk pengawasan secara terpadu untuk menjamin produksi dan peredaran obat dan makanan yang aman dan bermutu.

"Apabila produk industri di Kabupaten Ogan Komering Ilir telah teruji keamanan dan kelayakannya bukan hal yang mustahil bisa tembus untuk diekspor dan ini yang menjadi tujuan jangka panjang dari sinergitas yang kita bangun," kata Hendri.

Mengingat, kita masih dalam masa pandemi, pihaknya menawarkan untuk Pemkab OKI melaksanaan vaksin bersama, sebagai upaya untuk menekan laju penyeberan virus Covid-19.

Hendri memberikan tips agar masyarakat bisa cerdas dalam memilih produk yang akan dikonsumsi dengan Cek KLIK (Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa) yang salah satu cara yang dapat dilakukan masyarakat agar terhindar dari Obat dan Makanan yang berbahaya dan atau tidak memenuhi syarat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved