Berita Palembang
Kronologi Pengendara Beat Tewas Usai Tabrak Truk Sampah di Jakabaring Palembang
Kecelakaan maut di Jalan Pangeran Ratu Jakabaring Palembang, Kamis (5/8/2021) sekira pukul 23.20 WIB menyebabkan satu orang pengendara motor tewas.
Penulis: Melisa Wulandari | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kecelakaan yang terjadi di Jalan Pangeran Ratu tepatnya di depan kantor DPP Aliansi Indonesia Jakabaring Palembang, Kamis (5/8/2021) sekira pukul 23.20 WIB menyebabkan satu orang pengendara motor meninggal dunia.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang AKP F G Malina mengatakan saat ditemui di ruangan kecelakaan ini terjadi antara mobil dam truk DKK dengan pengendara motor Honda Beat.
“Mobil dam truk sampah datang dari arah pasar Induk menuju ke Jalan Gub H Bastari berhenti di lajur sebelah kanan sedang mengambil sampah di TKP kemudian bagian belakang sebelah kiri ditabrak oleh pengendara motor Honda Beat alm Irvan Setiawan,” jelas Malina, Jumat (6/8/2021).
Pengendara R2 Honda Beat yang menabrak bagian belakang sebelah kiri dam truk DKK mengalami luka luka dan meninggal dunia saat perjalanan menuju RSUD Bari Palembang.
“Untuk kendaraannya baik R6 dan R2 sudah kami amankan begitu juga dengan surat suratnya, sopir mobil dam truk DKK juga sudah kami amankan dan mintai keterangan secara intensif,” ujar Malina.
Malina mengatakan keadaan sopir mobil dam truk DKK tidak sedang dalam keadaan mengantuk ataupun mabuk.
“Sopirnya ini kan memang sedang bertugas mengambil sampah dan mereka berhenti di lajur sebelah kanan untuk mengambil sampah. Untuk pengendara R2 itu sendirian dan mengalami luka luka karena menabrak mobil dam truk DKK,” bebernya.
Atas kejadian kecalakaan lalu lintas yang menyebabkan satu orang tewas ini telah melanggar pasal UU Nomor 22 tahun 2009 pasal 310 ayat 4 dengan hukuman 6 tahun penjara.
Baca juga: Terungkap Prostitusi Online PSK Remaja 14 Tahun di Palembang, Juga Tawarkan Seks Bertiga
Sementara, sopir mobil dam truk DKK Muslimin (31) saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya bersama kenek sedang bertugas mengambil sampah.
“Waktu kejadian saya bareng kenek, biasa kami itu sore sudah pulang tapi kemarin itu pas kejadian pulang malam karena mobil baru selesai diperbaikinya sore. Namanya harus menjalankan tugas jadi kami tetap kerja walau sudah malam,” kata Muslimin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/kecelakaan-maut-di-jalan-pangeran-ratu-jakabaring-palembang.jpg)