Breaking News:

Berita Muara Enim

Belum Urus Izin Melintas Jalan Milik Kabupaten Muara Enim, PJ Bupati Ancam Tutup Jalan Akses PT RMK 

Pj Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar ancam akan tutup jalan milik Kabupaten yang digunakan oleh PT Rantai Mulia Kencana (RMK) di Muara Belida

Editor: Yohanes Tri Nugroho
SRIPOKU/ARDANI
Pj Bupati Muara Enim HNU kunker ke stock file PT RMK di Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Kamis (5/8/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM,-Karena belum mempunyai izin melintas jalan milik Kabupaten Muara Enim, Pj Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar, ancam akan tutup jalan milik Kabupaten Muara Enim yang sedang digunakan oleh PT Rantai Mulia Kencana (RMK) di wilayah Kecamatan Muara Belida Kabupaten Muara Enim.

"Saya sudah minta perusahaannya mengurus izin tersebut ke Muara Enim, Senin tadi. Namun ternyata sampai sekarang belum ada. Tolong saling hargai, jangan sampai saya sebagai Pj Bupati Muara Enim menutup akses jalan tersebut," tegas HNU pada kegiatan Kunker ke stock file PT RMK di Kecamatan Gunung Megang, Kamis (5/8/2021).

Menurut HNU, bahwa dirinya sudah lama mengenal pemilik PT RMK, namun hendaknya pertemanan tersebut janganlah dirusak oleh hal-hal yang kecil seperti ini.

Ikuti semua aturan yang berlaku dan jangan menabraknya. Karena dirinya disini bukannya bertindak atas nama pribadi tetapi atas nama Pemkab Muara Enim.

"Pakailah pepatah orang-orang tua dulu. Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Saya dukung dan lindungi investor, namun investor harus hargai kearifan lokal dan aturan yang ada," tegasnya.

Menurut HNU, sejak tahun 2018, dimana Kemendagri telah menetapkan tapal batas antara Kabupaten Muara Enim - Kota Palembang, sebagian jalan kabupaten yang merupakan akses PT RMK sepanjang sekitar 800 meter masuk ke dalam wilayah Kabupaten Muara Enim yang sebelumnya masuk ke dalam wilayah kota Palembang.

Dan sejak ditetapkannya tapal batas tersebut, seharusnya PT RMK mengurus perizinan penggunaan jalan tersebut ke Kabupaten Muara Enim.

Namun sampai sekarang, izin tersebut belum diurus oleh pihak perusahaan.

Selain itu, HNU mengatakan bahwa tujuannya datang ke perusahaan-perusahan yang ada di Kabupaten Muara Enim, bahwa perusahaan harus mempunyai rasa tanggung jawab tinggi terhadap bidang lingkungan seperti dibidang CSR, tenaga kerja lokal, lingkungan dan sebagainya.

Karena ia melihat Kabupaten Muara Enim adalah Kabupaten yang kaya, namun kenyataannya tidak linier untuk kemakmuran rakyatnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved