Breaking News:

Berita Banyuasin

Panen Raya di Desa Sako Banyuasin, Herman Deru Optimis Sumsel Jadi Lumbung Pangan Nasional

Pemprov Sumsel yakin daerah ini kedepan akan tetap mempertahankan labelnya sebagai daerah surplus pangan sekaligus sebagai lumbung pangan nasional.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru Panen raya dilahan Penangkaran Benih Padi Kelompok Usaha bersama Agribisnis (KUBA) Maju Bersama di Desa Sako Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Kamis (5/8/2021) pagi, 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN- Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus menggenjot peningkatan hasil produksi pangan dari sektor pertanian padi baik sdi lahan awah irigasi teknis maupun sawah rawah atau lebak.

Dengan penerapan teknologi pertanian modern ditopang dengan ketersediaan pupuk, alsintan dan bibit unggul serta produktifitas petani yang mumpuni.

Pemprov Sumsel yakin daerah ini kedepan akan tetap mempertahankan labelnya sebagai daerah surplus pangan sekaligus sebagai lumbung pangan nasional.

Gubernur H Herman Deru disela-sela melakukan panen raya dilahan Penangkaran Benih Padi Kelompok Usaha bersama Agribisnis (KUBA) Maju Bersama di Desa Sako Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Kamis (5/8) pagi, menegaskan panen penangkaran benih di Kabupaten Banyuasin tersebut hasilnya bukan saja diberuntukan hannya untuk disebar di wilayah sekitar melainkan juga akan disebar ke 17 Kabupaten /kota di Sumsel.

"Hari ini kita panen di lahan penangkar benih yang ada di Desa Sako Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, tetapi benih hasilnya panennya nanti bukan hannya untuk dibagikan di Banyuasin saja melainkan juga akan kita sebar ke seluruh Sumatera Selatan,” ucap Herman Deru.

Sebagai kelompok tani yang telah menjadi produsen benih bersertifikat, Herman Deru mengharapkan agar Penangkaran Benih Padi Kelompok Usaha bersama Agribisnis (KUBA) Maju Bersama di Desa Sako Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin dapat menjadi contoh bagi daerah atau kelompok tani lainnya.

Untuk itu dia juga mengharapkan benih yang telah dihasilkan dapat segera dipasarkan melalui E-Katalog benih.

"Artinya kita tidak ingin sembarangan meng E-Katalog benih ini karena terbuka di pasar global. Oleh karena itu benih ini harus konsisten makanya perlu juga peran dari semua pihak seperti Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/kota serta para PPL dilapangan,” imbuhnya.

Herman Deru juga mengajak semua stakeholders yang terkait dengan urusan petanian untuk menyamakan persepsi dalam upaya peningkatan produksi pangan. Sehingga Sumsel sebagai daerah penyangga pangan nasional terwujud dengan maksimal.

"Saya sudah beberapa kali melakukan panen di Banyuasin ini. Karena saya fokus dengan peningkatan produksi pangan Sumsel. Apalagi Banyuasin masuk empat besar sebagai daerah penghasil beras nasional. Makanya saya berikan reward berupa perbaikan infrastruktur jalan dan Alsintan,” imbuhnya sembari menyebut sektor petanian merupakan salah satu sektor yant tidak terdampak pandemi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved