Breaking News:

Berita Palembang

Bisnis Tumbuh 5 Persen Saat Pandemi, Pengusaha di Palembang Ini Tambah Tujuh Armada

Pandemi covid-19, ternyata tidak berdampak pada bisnis digeluti Nopri warga Kota Palembang yang justru menambah 7 armada untuk menjalankan bisnisnya

Penulis: Hartati | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/HARTATI
Pengusaha di Palembang, Nopri memperlihatkan armada angkutan logistiknya menggunakan mobil Isuzu bersama Kacab Isuzu Palembang Dimas, Kamis (5/8/2021) siang. 

TRIBUNSUMSEL.COM PALEMBANG - Pandemi covid-19 yang melanda tanah air sejak 2019 lalu ternyata tidak berdampak pada bisnis sembako yang digeluti Nopri, distributor sembako di kawasan Macan Lindungan.

Usaha yang dirintisnya sejak 2011 lalu ini justru tumbuh pesat saat pandemi bahkan menambah tujuh Armada baru mobil Isuzu niaga untuk keperluan distribusi sembako di dalam dan luar kota.

Nopri mengatakan tujuh Armada yang ditambahnya terdiri dari empat unit truk engkel  Nlr 55 TX, dua pick up Traga dan satu unit light truck NMR 71 THD 5.8.

Dia bersyukur bisnisnya justru tumbuh lima persen selama pandemi dan jangkauan pemasarannya juga semakin luas.

Tadinya jangkauan distribusi hanya kawasan Sumsel saja dengan satu mobil dan empat kabupaten kota di Sumsel bergilir mendistribusikan sembako ke agen ke 12 kali keberangkatan setiap bulan.

Kini distribusi sembakonya di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

"Bisnis sembako tidak terdampak karena sektor esensial dan boleh melintas ke mana saja sehingga bisnis tumbuh lima persen sejak pandemi," ujar Nopri ditemui di tokonya, Kamis (5/8/2021).

Nopri mengatakan bisnis sembako ini kuncinya pada Armada angkutan sehingga harus mencari armada bandel, irit bahan bakar, mudah sparepart serta purna jualnya bagus.

Harga unit baru juga selisih hingga Rp 50 juta dengan pabrikan lainnya. Semua keunggulan itu ada pada Isuzu itulah sebabnya hingga kini semua armada angkutannya 19 unit Isuzu.

Penjualan mobil niaga di Sumsel tidak terdampak pandemi karena jumlah penjualan mobil sebelum dan sesudah pandemi sama jumlahnya. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved