Breaking News:

Berita Palembang

Dinas Perkebunan Sumsel Serahkan Bantuan Bedah Rumah 

Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel menyerahkan bantuan bedah rumah dalam rangka HUT ke-76 RI kepada Siti Halimah, Selasa (4/8/2021).

Editor: Yohanes Tri Nugroho
SRIPOKU/JATI
Kepala Bidang Prasarana Sarana Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel, Deffi Praputra, saat menyerahkan bantuan bedah rumah dalam rangka HUT ke-76 RI kepada Siti Halimah, Selasa (4/8/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG — Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel menyerahkan bantuan bedah rumah dalam rangka HUT ke-76 RI kepada Siti Halimah, Selasa (4/8/2021).

Penerima bantuan ini merupakan warga Jalan Suhada Lorong Melati III RT 34 RW 10, Lorok Pakjo, Palembang. 

Kepala Bidang Prasarana Sarana Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel, Deffi Praputra, mengatakan, pemberian bantuan bedah rumah sesuai arahan gubernur Sumsel ke dinas perkebunan agar melakukan kegiatan sosial jelang peringatan hari jadi Indonesia. 

"Sifatnya sosial. Dana bedah rumah berasal dari sumbangan suka rela ASN di lingkungan Dinas provinsi Sumsel. Semoga bantuan ini bermanfaat," kata Deffi. 

Dia berharap program bantuan perbaikan tempat tinggal bagi warga kurang mampu ini dapat berlanjut dan tidak hanya dilakukan di kota Palemabang saja.

Namun, hal ini harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak Biro  Kesejahteraan Rakyat Sumsel.

"Inginnya kami ini lebih menjangkau wilayah lain selain Palembang sehingga manfaatnya lebih luas," ujar Deffi. 

Lurah Lorok Pakjo, Yurita Desiana, mengapresiasi kegiatan bantuan bedah rumah ini dengan ucapan terima kasih.

Menurutnya, rumah milik Siti Halimah ini merupakan satu dari empat rumah yang diusulkan untuk mendapatkan bantuan bedah rumah di wilayah kerja kelurahan Lorok Pakjo. 

"Dari kelurahan ada empat rumah dari program bedah rumah gubernur. Saya berpesan harus dijaga dengan baik karena rumah ini merupakan manfaat yang besar," jelas Yurita. 

Sementara, Siti Halimah, menyebutkan, sangat tergantung dengan program bedah rumah karena dia beserta lima anggota keluarga lainnya terpaksa tinggal di rumah yang dindingnya berasal dari papan.

Tidak hanya itu, kondisi rumahnya yang telah 18 tahun dihuni pun sudah tak lagi layak sehingga membuatnya harus terus bersabar. 

Bagi Halimah bantuan bedah rumah ini merupakan bantuan terbaik yang diterimanya. Apalagi, saat membangun kembali rumahnya hanya membutuhkan waktu 10 hari saja.

"Alhamdulillah ada bantuan ini. Dinding rumah bukan papan lagi. Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perkebunan Sumsel dan semua pihak yang menjadikan rumah saya lebih baik," ujar Siti

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved