Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Lubuklinggau PPKM Level 4, Objek Wisata Air Terjun Temam Tetap Buka, Pengunjung Cuma 5Orang per Hari

Saat ini objek Wisata Air Terjun Temam di Kelurahan Rahma, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) tetap buka.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/EKO HEPRONIS
Dua orang pengunjung memotret keindahan alam Air Terjun Temam beberapa waktu lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Saat ini objek Wisata Air Terjun Temam di Kelurahan Rahma, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) tetap buka.

Pengelola objek wisata Air Terjun Temam sengaja tidak menutup objek wisata ini meski Pemerintah K
ota (Pemkot) Lubuklinggau menerapkan PPKM Level 4 hingga 2 Agustus mendatang.

Alasan pengelola membuka objek wisata kebanggaan masyarakat Sebiduk Semare ini hanya untuk bertahan dan untuk memelihara fasilitas objek wisata yang mulai banyak mengalami kerusakan.

Pantauan di lapangan meski di akhir pekan, objek wisata ini tampak sepi, dari pagi hingga menjelang siang hanya terlihat beberapa pengunjung yang datang.

Direktur PT. Linggau Bisa Eddy Saputra melalui General Manager PT. Linggau Bisa, Hensen mengaku sengaja membuka objek wisata Air Terjun Temam hanya untuk bertahan dan pemeliharaan.

"Kami tidak tutup karena beda dengan fasilitas umum lainnya, dan kami hanya untuk bertahan saja," kata Hensen pada Tribunsumsel.com, Sabtu (31/7/2021).

Alasan lain pihaknya tetap buka karena mampu menerapkan prokes ketat, kemudian karyawan objek wisata harus tetap masuk setiap hari untuk melakukan perawatan fasilitas yang ada.

"Sekarang dengan kondisi buka pun pengunjungnya memang sudah tidak ada lagi, bahkan sehari hanya 5-10 orang saja," ungkapnya.

Hensen mengakui memang sudah ada edaran wali kota semua objek wisata harus tutup, tapi pihaknya beralasan bila tidak dibuka dari mana biaya operasional kebutuhan sehari-hari.

"Kalau buka open tidak tapi kalau ada yang datang kami persilakan untuk perawatan mesin, nyapu, motong rumput bila dibiarkan terbengkalai bisa rusak parah semuanya," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved