Breaking News:

Berita Banyuasin

Warga Banyuasin Ini Siram Air Keras, Kesal Lihat Perempuan yang Disukainya Bersama Pria Lain

Polres Banyuasin mengungkap aksi penyiraman air keras di Jalan Desa Rimba Terap Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Polres Banyuasin
Kris Purwanto (21) dan DA (16) tersangka penyiraman air keras terhadap pemuda di Desa Rimba Terap Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin diamankan Polres Banyuasin 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Kesal sang pacar di dekati korban, membuat pelaku Kris Purwanto (21) mengajak temannya DA (16) melakukan penganiayaan dengan cara menyiram air keras.

Kedua warga Desa Rimba Terap Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, ditangkap Tim Puma Satreskrim Polres Banyuasin di pondok yang tidak jauh dari rumah mereka.

Pelaku Kris kesal, karena tahu pacarnya didekati korban Tri Arif Wahyudi (23) warga Jalan Merdeka  Kecamatan BA III Kabupaten Banyuasin.

Tahu hal tersebut, pelaku yang kesal mengajak temannya DA untuk menyiramkan air keras ke korban.

"Cewek itu pacar aku, tapi kata dia cewek itu pacar dia. Makanya, aku kesal dan berencana untuk menghajar korban. Tetapi, aku pikir lebih baik buat cacat korban. Makanya aku pakai air keras," ujar tersangka ketika diamankan di Unit Pidum Satreskrim Polres Banyuasin, Jumat (30/7/2021).

Rencana untuk mencederai korban akhirnya dilaksanakan. Kris mengajak DA untuk melaksanakan tindakannya.

Keduanya, menunggu di Jalan Desa Rimba Terap Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin.
                    
Saat melihat korban melintas, Kris yang membonceng DA langsung mengejar korban.

Tanpa banyak bicara, pelaku Kris langsung menyiramkan air keras ke arah korban. Siraman air keras tersebut, mengenai leher, bahu dan lengan kanan korban.

"Setelah aku siram, ternyata korban mengejar kami. Jadi, kami sempat dikejar korban. Tapi kami berhasil lolos, karena korban berhenti lantaran sudah terkena air keras yang aku siram," ungkap Kris.

Setelah kejadian itu, korban yang mengalami luka bakar meminta bantuan temannya untuk berobat ke bidan terdekat. Setelah berobat, korban akhirnya melaporkan penganiayaan yang dialaminya.

Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP M Ikang Ade didampingi Kanit Pidum Ipda Chandra menuturkan, dari laporan korban langsung dilakukan penyelidikan.

Baca juga: Rapat Hingga Larut Malam Terkait Zona Merah, Ini Keputusan Diambil Bupati Banyuasin Askolani

Korban juga mengenal kedua pelaku yang menyiramkan air keras ke dirinya.

"Dari penyelidikan, ternyata kedua pelaku ini ada di sebuah pondok yang tidak jauh dari rumah kedua pelaku. Dari situ, kami langsung melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku.

Kami juga mengamankan sejumlah barang bukti termasuk air keras dan juga kaleng yang dipakai saat menyiram air keras ke korban," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved