Breaking News:

Ikatan Cinta RCTI

Aldebaran dan Nino Berhasil Jebloskan Elsa ke Bui, Karakter Elsa Bakal Dipensiunkan ?

Intisari Ikatan Cinta episode 375-376 Kamis (29/7/2021: Al sampai mengajak Nino bekerja sama menahan Elsa atau akan dianggap menghalangi penyelidikan.

Vidio.com
Ikatan Cinta 29 Juli 2021: Al Ajak Nino Bekerja Sama, Simbiosis Mutualisme Jebloskan Elsa ke Bui 

TRIBUNSUMSEL.COM - Aldebaran dan Nino berhasil menjebloskan Elsa ke penjara.

Al sampai mengajak Nino bekerja sama menahan Elsa atau akan dianggap menghalangi penyelidikan. 

Muak dengan kehancuran hidup dan rumah tangganya, Nino menuruti permintaan Al pada hari penjemputan Elsa. 

Elsa berhasil mencuri dengar pemeriksaan Sumarno di ruang isolasi RS Jayakarta.

Seisi ruang isolasi kaget sehingga Al keluar.

Lalu kerudung hitam Elsa terjatuh dan Al memungutnya.

Alhasil Al menduga ada yang menguping percakapan dan menduga itu milik Elsa karena mencari Sumarno.

Seusai pemeriksaan, polisi menyimpulkan Elsa yang menyebabkan Sumarno tak hadir sehingga harus penyelidikan.

Keterangan Sumarno soal dikejar Elsa hingga terperosok belum jadi kuat.

Namun bukti itu mengarah pada pemanggilan Elsa hingga menjadikan tahanan kota. 

Melihat tidak ada saksi saat Sumarno jatuh, Al harus mencari tahu adakah CCTV yang merekam kejadian itu.

Inti Cerita:

Reyna belum saatnya tahu 

Kembali ke Pondok Pelita, Rossa mau mengajak Reyna tidur siang.

Reyna menanyakan kondisi Andin yang belum enak badan.

Rossa menjelaskan Andin sedang tak enak badan karena sedang menanggung diri dan bayinya sehingga harus istirahat.

Reyna pun menyimpulkan sama.

Timbul perasaan sedih pada Rossa dan Mirna.

Rossa tahu Reyna itu anak Andin.

Mirna yang bertemu dengan Andin di penjara tahu betapa berat Andin mengandung Reyna , karena harus hamil di penjara.

Sementara, Mirna tahu ibu kandung Reyna adalah Andin yang acap ditemui.

Rossa dan Mirna hanya menatap sedih dan pilu.

Bujukan Surya tak luluhkan hati Elsa yang ingin perhatian lebih 

Sementara Elsa menemui Surya di taman, tetapi Elsa hanya menatap ke depan dan kesal.

Elsa merasa Surya puas dan kesal karena menyebut senang melihat dia dilaporkan polisi.

Surya bertanya balik dengan nada geram, tetapi Elsa mengatakan itu tujuan Surya supaya senang dan tak sabar melihatnya masuk penjara.

Elsa tetap berpikir Surya lebih menyayangi Andin ketimbang Elsa.

Elsa mengerutu, jika Andin berada pada posisinya, pasti Surya tak melaporkannya.

Surya menyela dan mengatakan betapa sama sayang dia terhadap Elsa dan Andin sebagai putri kesayanganya.

Malahan Surya dengan nada tegas akan melakukan hal yang sama terhadap Andin.

Menegas sambil menahan tangis Surya menghardik Elsa yang lupa betapa bangga dan cinta Surya kepadanya.

Surya berupaya mengingatkan rasa sayang dia kepada Elsa.

Elsa tetap merasa Surya lebih memikirkan Andin.

Tatapan mata Surya berkata demikian.

Kira-kira mundur beberapa tahun lalu, saat SMA, Elsa merengek mengadu kepada Surya lalu melemparkan barang dan menangis di kamar.

Surya mendatangi Elsa dan mendekati sang anak kesayangan.

Elsa saat itu kesal dengan pacarnya yang diseroboti teman sekelasnya.

Surya harusnya bersyukur karena kebusukan dengan cowoknya baru ketahuan sekarang.

Elsa kesal hingga berusaha membuatkan kado.

Menenangkan, Surya mengatakan pasti bertemu dengan orang yang menjahati tetapi juga orang yang membaiki.

Surya mengatakan Elsa pasti akan mendapatkan kebahagiaan.

Elsa bertanya dengan nada manja, tetapi Surya meyakinkan.

Surya menaikkan hati Elsa yang tengah turun sampai memanggil sang anak dengan tuan putri.

Sementara Surya mengenakan tuksedo untuk membahagiakan hati Elsa yang tengah terpuruk sebagai pangeran.

Surya bahkan mengajak makan makan bersama lalu makan es krim kesukaan Elsa.

Elsa sangat bahagia mempunyai pangeran seperti Surya.

Kembali ke masa sekarang, Surya meneruskan sampai kapanpun Elsa tetaplah putri kecilnya, walau kini jadi ratu Nino.

Menurut Elsa, Surya harusnya melindungi Elsa pada saat perlu bantuan, tetapi malah menjerumuskan.

Surya balik bertanya Elsa dihantui rasa bersalah dan ketakutan seumur hidupnya.

Namun bagi Elsa, penjara lebih menakutkan.

Harusnya Elsa melihat Andin yang menjalani hukuman atas kesalahan yang bukan perbuatannya dan telah menjalani dengan kuat.

Elsa tetap merasa semua orang melihat Andin lebih bahagia.

Surya yakin Elsa akan mendapat kebahagiaan, tetapi Elsa berkeras tak mau masuk dipenjarakan dan tetap dilindungi terus.

Surya hanya ingin melihat kebahagiaan Elsa, tetapi Elsa terus mengelak hingga pergi meninggalkan Surya.

Kali ini, Surya sangat tak kuat hatinya menghadapi Elsa yang tetap melarikan diri dari kesalahannya.

Pasalnya Elsa merasa semua orang memikirkan Andin.

Keajaiban baru, Al bekerja sama dengan Nino 

Adapun di tempat pemeriksaan ponsel, Nino dan Catherine baru tahu ponselnya lama tak menyala sehingga harus tinggal karena akan benar dalam sehari-dua.

Lalu Nino dihubungi seseorang yang yang ajak bertemu sekarang.

Catherine ditinggalkan Nino yang dijawab ketus seperti biasa.

Ternyata yang mengajak Nino adalah Al.

Al mengatakan Surya sudah bersaksi dan mengatakan pembunuh Roy yang sebenarnya adalah Elsa.

Bahkan salah seorang saksi, Sumarno sudah bersaksi memberatkan Elsa.

Al meminta Nino untuk tak menghalangi penyelidikan polisi karena tak akan membiarkan ada yang menghalangi, termasuk Nino.

Jika polisi datang ke rumah dan tak ada Elsa, artinya Nino bekerja sama dengan Elsa.

Malahan Al melangkah duluan dengan merekam pembicaraan mereka.

Kali ini, Al meminta Nino bekerja sama dengannya.

Nino membatin Al pasti akan berterima kasih kepadanya karena akan memegang bukti rekaman Catherine.

Nino pun bertujuan sama karena telah menghancurkan dia dan keluarganya, maka dia pun mau pelakunya tertangkap.

Setelah itu percakapan berakhir.

Hampanya rumah tangga karena bersendikan kebohongan 

Malam tiba, Surya sembahyang sendirian saat hendak bersalaman dengan Sarah yang kini mendekam dalam tahanan.

Seusai duduk dan memandangi foto keluarga, Surya berdoa dan memohon ampunan dalam memimpin dan membimbing keluarganya.

Surya hanya meminta ampun, rahmat, hidayah, kepada Elsa, Andin, dan Sarah.

Terkhusus, Surya memohon agar hati Elsa terbuka lebar.

Hanya maaf yang terucap pada bibir Surya kepada Elsa yang harus melakukan ini.

Sementara di tahanan, Sarah bersalat dan berdoa.

Sarah berdoa agar mendapat jalan terbaik untuk keluarganya.

Jika salah ambil jalan, Sarah cuma ingin melindungi Elsa, karena tak tahu harus mengambil jalan lain.

Sarah mendoakan agar Elsa terlindungi. 

Adapun Elsa masuk ke dalam kamar Nino yang lupa mengunci kamarnya.

Elsa memandangi wajah Nino yang terlelap.

Sewaktu Elsa menghadap, Nino sengaja membalikkan lalu terbuka matanya.

Elsa membatin dan merasa tak adil, rumah tangga yang mati-matian dia perjuangkan harus berakhir.

Rindu akan suasana peluk dan tawa riang dengan Nino mengidapi Elsa.

Sewaktu masih akur, Elsa mau memasakkan buat Nino dengan memotongkan wortel dengan pisau.

Tangan Elsa teriris hingga Nino sigap melekatkan plester.

Mereka masih bermanja karena pengantin baru jadi masih hangat-hangatnya.

Namun Nino membatin pula semua terjadi sekarang karena perbuatan Elsa.

Semua kebahagiaan Elsa dan Nino itu palsu, bahkan kebersamaan mereka karena rekayasa Elsa.

Elsa tersentak.

Hari yang ditakutkan Elsa tiba

Esok paginya, Al, Rossa, dan Reyna bersarapan, sedangkan Andin masih belum enak badan.

Makanan dan vitamin diantarkan.

Reyna sedih melihat Andin sakit sehingga tak mengantarkannya ke sekolah, sehingga Al yang mengantarkan hanya pagi saja.

Setelah mengantarkan Reyna, nanti Al akan menuju Polsek Prajalima untuk melihat Elsa yang akan dipanggil.

Mereka berharap kebenaran cepat terungkap.

Suasana riang itu tak terlihat di Cluster Nirwana.

Elsa merenung polisi akan memanggilnya setelah kejadian kemarin.

Tetap saja, Elsa harus menenangkan diri untuk meyakinkan polisi soal polisi, tetapi tidak dengan kesaksian Surya.

Elsa masih yakin, Surya tak ada bukti.

Karina hanya menatap.

Selama Sarah masih bersikeras dan tak ada bukti yang meringankan Sarah, polisi tak akan menangkapnya.

Namun Elsa berpikir lain, bagaimana polisi tak percaya dan menciduknya.

Elsa sempat berpikir mau kabur.

Akan tetapi pikiran Elsa terbaca Nino.

Sewaktu mau ke belakang, Nino memegang tangan Elsa dan meminta tak ke mana-mana.

Elsa berdalih ke kamar mandi.

Selepas itu, pintu rumah Nino ada yang mengetuk.

Semua orang mengarah ke sumber suara.

Bagi Nino, saat itu telah tiba.

Apakah Elsa berpikir demikian?

Nino mendatangi pintu menyusul Elsa dan Karina.

Saat dibuka, datanglah polisi berbekal surat panggilan untuk memanggil Elsa sehubungan dengan penyelidikan kasus pembunuhan Roy, dari keterangan dua saksi yang diterima.

Nino melihat isi surat panggilan dan mengangguk.

Elsa tetap mengelak dengan membawa Sarah, tetapi polisi meminta Elsa ikuti mereka dan menjelaskan.

Keterangan dua saksi mengarah pada keterlibatan Elsa.

Elsa hanya menggeleng tak percaya.

Bersambung 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved