Breaking News:

Sidang Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya

Sidang Perdana Kasus Masjid Sriwijaya, JPU Beberkan Alur Dana Hibah Rp 50 Miliar

Pengadilan Tipikor Palembang menggelar sidang perdana dugaan korupsi dana hibah pembangunan masjid  Sriwijaya, Selasa (27/7/2021).

Editor: Yohanes Tri Nugroho
SRIPOKU.COM / Chairul Nisyah
Ketua tim JPU Kejati Sumsel, Na'im SH MH saat diwawancarai usai sidang Perdana Kasus Masjid Sriwijaya di Pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (27/7/2021)., Selasa (27/7/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pengadilan Tipikor Palembang menggelar sidang perdana dugaan korupsi dana hibah pembangunan masjid  Sriwijaya, Selasa (27/7/2021).

Sidang Virtual itu untuk empat orang terdakwa diantaranya Eddy Hermanto, Syarifuddin, Dwi Kridayani, dan Yudi Arminto.

Jaksa Penutut Umum (JPU) Kejati Sumsel menyampaikan dakwaan terhadap Empat terdakwa tersebut.

Diawali dengan alur pencairan hingga penggunaan uang Hibah Rp 50 miliar.

Disebutkan bahwa sebelum dilakukan proses pencairan dana, pihak Perbendaharaan BPKAD Sumatera Selatan meminta Biro Kesra untuk melakukan verifikasi dokumen.

Namun tersangka Ahmad Nasuhi, selaku Plt Biro Kesra, hanya melakukan formalitas verifikasi tanpa melihat kebenaran dari dokumen seperti domisili dari Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya yang berada di Jakarta, bukan di Sumatera Selatan.

Setelah dilakukan verifikasi diserahkan kembali ke BPKAD.

Pada 8 Desember 2015, Laoma L Tobing, selaku Kepala BPKAD, melakukan pencairan dana Hibah Masjid Sriwijaya ke Rekening Bank Sumsel Babel atas nama Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya Palembang dengan nomor rekening 170-30-70013 sebesar Rp 50 miliar.

Namun alamat rekening atas nama Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya Palembang beralamat di jalan Danau Pose E 11 nomor 85 Jakarta yang merupakan alamat rumah Lumasiah selaku wakil seketaris Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya.

Bahwa setelah uang masuk rekening atas nama Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya Palembang baru dibayarkan oleh Muddai Madang, selaku Bendahara dengan realisasi pembayaran uang muka pertama kepada PT Brantas Abipraya-Yodya Karya KSO pada bulan Januari 2010 sebesar Rp 48.499.930.000.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved