Breaking News:

Ikatan Cinta RCTI

Ikatan Cinta 25 Juli 2021: Catherine Pernah Ketemu Sarah Saat Roy Terbunuh, Celakanya Nino Dengar

Intisari Ikatan Cinta, Minggu (25/7/2021): Catherine cepat menyimpulkan bukan Sarah pembunuh Roy, karena bertemu saat waktu terbunuh

RCTI+
Ikatan Cinta 25 Juli 2021: Catherine Pernah Ketemu Sarah Saat Roy Terbunuh, Celakanya Nino Dengar 

Nino mendatangi cafe yang sama untuk memesan hot Americano.

Lalu Nino menuju ke toilet.

Barulah Erlangga datang bersama Michelle ke meja Catherine.

Melihat ada Michelle, wajah Catherine jutek.

Sempat mengira mau waktu bermutu antara kakak-adik, ternyata tidak.

Meski Catherine berkata terserah, Erlangga tahu makanan dan minuman kesukaan sang adik.

Catherine menjawab ketus saat Michelle bertanya.

Erlangga menasihati Michelle, lalu Catherine memegang ponselnya.

Sewaktu keluar dari toilet, Nino baru melihat ada Erlangga dan Michelle serta Catherine di sebelahnya.

Erlangga mau mengajak Catherine berbicara dengan Michelle.

Tiba-tiba Erlangga tak sengaja membaca artikel kasus pembunuhan Roy sehingga mengejutkannya.

Catherine penasaran sekali, lalu Erlangga minta penjelasan.

Erlangga yang sangat tahu cerita sebenarnya mengisakan kepada Catherine yang tahu pelakunya sudah tertangkap.

Namun Erlangga menuturkan pelakunya salah orang.

Catherine lebih kaget saat tahu Andin, istri Al sebagai pelakunya.

Singkat cerita, Roy terbunuh di rumah Andin dan Nino, akibatnya Andin berada di tempat dan pada waktu yang salah.

Catherine tercenung sedangkan Erlangga membalikkan ponsel.

Kali ini, Catherine lebih heran Sarah, ibu sambung Andin mengaku sebagai pelaku.

Erlangga pun sama dan kini balik bertanya untuk ingin tahu.

Menurut Catherine, bukan Sarah pelakunya.

Nino yang menguping dari seberang makin berpikir.

Erlangga melihat Catherine benar-benar yakin bukan Sarah pelakunya.

Catherine mengatakan bertemu dengan Sarah pada waktu Roy terbunuh.

Ini mengejutkan Erlangga dan Michelle, serta Nino.

Ada Nino, masalah makin runyam 

Michelle menanyakan tetapi Catherine tak mau.

Catherine merasa kesal karena Erlangga membentaknya di depan Michelle.

Erlangga merasa Catherine belum dewasa, sementara Michelle menduga perlu waktu lebih untuk mengenali adik iparnya.

Merasa pengakuan Catherine jadi alibi baru mematahkan pengakuan Sarah, maka Nino mendatangi Erlangga dan Michelle.

Erlangga dan Michelle kaget dan kesal saat tahu Nino menguping.

Nino mengatakan Catherine membahas Sarah mertuanya dan kejadian pembunuhan berada di rumahnya sehingga menanyakan balik.

Terpancing emosi, Erlangga mau menghajar Nino dan terbawa emosi.

Gagal, Nino terpaksa mencari sendiri.

Erlangga tetap kesal dengan Nino yang tahu sebagian soal pertemuan Catherine dengan Sarah.

Catherine berada di luar menunggu taksi karena kesal dengan Michelle yang ikut menimbrung percakapan Erlangga dengan dia.

Nino pun mengikuti Catherine agar mendapatkan informasi soal pertemuan Catherine dengan Sarah ketika Roy terbunuh.

Tahu Ricky beri bantuan, Elsa minta ketemu agar tetap tak mengganggunya

Sesampai di rumah, Elsa mengantarkan Nino tetapi Nino pergi tanpa menyebut tujuan.

Nino tak seperti Elsa yang pergi macam-macam.

Elsa hanya berpikir dengan Nino yang berurusan tanpa tahu maksudnya.

Setelah itu, Ricky mengirimkan pesan yang berisi tahu maksud Elsa menemui saksi kasus pembunuhan Roy.

Ricky mengatakan Nino mendatangi rumah sakit dengan mengikuti Elsa karena curiga dan mau menyelidiki.

Elsa panik dengan informasi dari Ricky dan tak mau Nino tahu semuanya.

Kepala pusing, Elsa menghubungi Ricky.

Lalu Ricky menghitung sampai 4 sewaktu Elsa mau minta tolong kepadanya.

Benar perhitungannya setelah mengirimkan chat tadi.

Maka Elsa mengajak Ricky bertemu di Taman Flamingo. 

Ricky sudah berada di Taman Flamingo, lalu menyusul Elsa.

Elsa datang dengan kesal dan mengira mengancam, tetapi Ricky tak berpikir demikian.

Elsa minta Ricky tak ikut campur urusannya, tetapi Ricky minta Elsa melihat baik-baik.

Ricky tak berniat jelek kepada Elsa sekalipun, buktinya membantu Elsa di rumah sakit.

Tak hanya itu, Ricky tak tahan melihat Elsa sendirian melawan semua orang.

Merasa masih ada Sarah yang melindungi, Elsa tetap meminta Ricky tak bersikap sok pahlawan.

Ricky terus meyakinkan Elsa untuk sadar bahwa Nino bukan untuk Elsa bahkan dia akan selalu ada dan membantunya.

Elsa tetap berlalu pergi usai mendengar ucapan Ricky.

Nino buntuti Catherine 

Catherine kaget saat mobilnya terhenti, karena ada telepon dadakan dari ibunya yang sakit.

Terpaksa, sopir harus menurunkan Catherine.

Tak tega, Catherine tetap membayar.

Nino sampai mengikuti Catherine dan harus turun karena ini jadi kesempatan untuk mendapatkan keterangan.

Catherine tak mau memberitahu, tetapi Nino mengenalkan diri sebagai mantan suami Andin.

Bagi Nino, informasi dari Catherine sangat bermanfaat menyelesaikan pembunuhan Roy.

Maukah Catherine membantu Nino?

Nino menyerahkan kartu nama Nino kepada Catherine untuk memberitahukan soal informasi itu jika bersedia.

Selain Andin, Elsa pun cemburu dengan Catherine, beda sikap

Catherine terselimpet hingga terjatuh dan Nino menyambut, sementara Elsa melihat dan berteriak memanggil Nino dari kaca mobil.

Elsa memarahi Catherine hingga menduga mau menggoda, tetapi Catherine mengatakan Nino mendatangi sendiri dan turun dari mobil.

Balik Elsa menyebut Catherine tak tahu malu, tetapi Catherine menyebut Elsa tak tahu kejadian sebenarnya.

Mengetahui Nino itu suami Elsa, Catherine balik membalas dengan ngotot.

Elsa mengusir Catherine, tetapi Catherine terkejut saat yang memarahinya adalah Elsa.

Catherine mengira Elsa orang yang sama menghamili Roy.

Elsa makin kesal saat Catherine terus memancing emosi hingga Nino menahan.

Nino hanya diam, lalu berbicara Catherine itu diduga adik Erlangga.

Tak mau mengatakan isi pembicaraan di cafe, Nino beralasan mau mengantarkan Catherine.

Tampak sekali Elsa sangat ketakutan ada yang merebut Nino.

Namun Nino hanya bersikap dingin bahkan mengajak Elsa pulang.

Perlakuan Nino jahat terhadap Elsa 

Nino baru pulang tetapi Elsa tetap mengomel agar tak mendekati Catherine.

Lelah menjelaskan kejadian sebenarnya, Nino bersikap dan membalas dengan ketus dan pergi meninggalkan Elsa.

Elsa terus kesal dengan perlakuan Nino.

Harapan Nino saat berada di kamar, Catherine menghubunginya agar masalahnya jelas.

Perut Elsa mendadak sakit sambil berkata Nino sangat jahat.

Karina pun mendengar keributan itu dan melihat Elsa masuk ke kamar.

Elsa merasa Nino kejam dan tega tak memikirkan perasaanya.

Karina membatin dengan kondisi rumah tangga Elsa dan Nino yang tak tenteram, tetapi tak mau menuturkannya kepada Chandra.

Elsa terburu-buru mengambil dan menenggak obat penghilang rasa sakit pada kram perutnya.

Kini Elsa bertekat tak membiarkan seorang perempuan manapun merebut Nino.

Kecewa masih meliputi hati Catherine 

Adapun Catherine masih kesal dengan Elsa yang mau merebut Nino.

Erlangga mengetuk pintu kamar Catherine untuk berbicara dengannya.

Namun Erlangga berteriak kesal.

Setelah itu, Catherine mengatakan tak ada orang yang peduli dan sayang kepadanya.

Catherine hanya merasakan kesepian sehingga sulit bagi Erlangga untuk memahami rasa sunyi hati itu.

Erlangga minta Catherine membuka hatinya dan melupakan dendam, benci, sakit hati, dan kecewa.

Namun bagi Catherine, sudah terlambat, karena hatinya tak tahu apa arti cinta yang sebenarnya.

Kecewa meliputi hati Catherine sehingga sulit untuk membuka pintu hatinya dari orangtuanya, Erlangga, hingga Jason.

Erlangga merasa Catherine tak dapat bersikap dewasa tetapi harus mencari waktu lain.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved