Berita Banyuasin

Permintaan Capai 50 Ton per Hari, Produsen Oksigen di Banyuasin Atur Pengiriman

Produsen oksigen, PT Samator yang berada di Jalan Lintas Tanjung Api-Api dikunjungi Kasat Lantas Polres Banyuasin AKP Ricky Mozam, Jumat (23/7/2021).

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/ARDIANSYAH
Kasatlantas Polres Banyuasin AKP Ricky Mozam bersama GM PT Samator Pau Chun ketika melihat tabung tipe-tipe tabung oksigen, Jumat (23/7/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Permintaan akan oksigen kepada produsen, mengalami peningkatan hingga dua kali lipat. Meski ada peningkatan permintaan, produsen tetap dengan jumlah produksi yang maksimal mereka produksi perharinya.

Seperti di lokasi produsen oksigen di PT Samator yang berada di Jalan Lintas Tanjung Api-Api saat dilakukan pengecekan langsung oleh Kasat Lantas Polres Banyuasin AKP Ricky Mozam, Jumat (23/7/2021).

Menurut pihak PT Samator, saat ini PT Samator yang merupakan produsen oksigen di Sumsel hanya bisa memproduksi 24 ton oksigen perhari.

Dalam satu jam, PT Samator memproduksi 1 ton oksigen. Meski karyawan sudah dimasimalkan hingga lembur.

"Untuk saat ini, permintaan oksigen dua kali lipat. Dalam perhari, permintaan bisa sampai 50 ton per hari.Tetapi, kami tetap memproduksi oksigen secara normal sebanyak 24 ton perharinya," ujar Pau Chun kepada Kasatlantas.

Tingginya permintaan untuk penambahan oksigen ke sejumlah wilayah di Sumsel bahkan luar Sumsel, menurutnya tidak dapat dipenuhi.

Karena, PT Samator tetap memproduksi oksigen sebanyak 24 ton sehari.

Untuk menyiasati agar tidak terjadi kekosongan terutama di rumah sakit, pihak PT Samator melakukan pengaturan dalam pengiriman oksigen.

Pengiriman, dilakukan tidak harus sesuai dengan kuota dari biasa yang diterima. Tujuannya, agar tidak terjadi kekosongan oksigen ditempat tersebut.

"Misal, rumah sakit A biasanya sekali kirim 10 ton. Tetapi, karena takut terjadinya kekosongan oksigen di rumah sakit itu kami mengirimnya 5 ton dahulu. Sisanya, kembali dikirim 5 ton lagi. Tidak ada tambahan baik untuk produksi maupun pengiriman ke tempat tertentu. Pengiriman, sudah sesuai kuota di tempat tersebut," jelasnya

Sedangkan, Kasatlantas Polres Banyuasin AKP Ricky Mozam menuturkan, pihaknya mendatangi PT Samator untuk melakukan pengecekan terkait produksi oksigen.

Selain itu juga untuk saling berkomunikasi apabila sewaktu-waktu dalam keadaan urgent bisa memberikan pengawalan hingga oksigen sampai ke tempat tujuan tepat waktu.

"Dari pengecekan yang kami lakukan berdasarkan perintah pimpinan, produksi oksigen tetap berjalan seperti biasa. Memang, dari pihak produsen mengakui adanya peningkatan permintaan oksigen," katanya.

Baca juga: Banyuasin Zona Merah, Bupati Askolani : Pakai Masker Harga Mati, Tak Pakai Masker Bisa Bati

Lanjut Ricky, karena PT Samator berada di wilayah hukum Polres Banyuasin sehingga pihaknya melakukan pengecekan.

Selain itu, juga untuk memberikan pelayanan pengawalan bila sewaktu-waktu terjadi urgensi dalam pengiriman oksigen.

"Karena saat ini, kebutuhan oksigen meningkat. Kami berinisitif untuk ikut membantu dalam pengawalan, agar oksigen yang akan diantarkan bisa tiba tepat waktu," katanya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved