Breaking News:

Berita Ogan Ilir

Teriakan Bocah 10 Tahun Selamatkan Jiwa Pemilik 25 Rumah Terbakar di Pemulutan Ogan Ilir

Rahma Khairunisa,Bocah 10 tahun berteriak untuk memberitahu warga terjadinya kebakaran di Desa Pemulutan Ilir, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG
Warga Berjibaku memadamkan api dalam Kebakaran melanda pemukiman warga di Dusun II Desa Pemulutan Ilir, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir pada Kamis (22/7/2021) siang pukul 11.00 WIB. 

Selain barang perabotan rumah, peralatan dan perlengkapan sekolah milik Rahma juga musnah terbakar. 

"Barang-barang terbakar semua. Baju, seragam sekolah, tas, sepatu juga," ucap Rahma sambil terus menitikkan air mata. 

Meski mengalami kerugian harta benda, tak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini karena 'lonceng tanda bahaya' pertama kali telah dibunyikan oleh Rahma. 

Sementara menurut keterangan polisi, api berasal dari rumah seorang warga bernama Junaidi yang merupakan ayah Rahma. 

"Api berasal dari rumah seorang warga bernama Junaidi. Diduga korsleting listrik," kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy diwawancarai terpisah. 

Dilanjutkannya, api dengan cepat menyambar puluhan rumah warga lainnya.

Baca juga: Lima Oknum Satgas PPKM Diduga Pungli di Pintu Tol Kramasan OI Buat Surat Permintaan Maaf

Saat kobaran api makin membesar, warga berusaha menyelamatkan diri dan barang-barang perabotan rumah tangga.

"Ada 25 rumah yang terbakar. Namun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini," jelas Yusantiyo.

Api dapat dipadamkan dua jam kemudian atau sekira pukul 13.00 dengan menggunakan empat unit mobil pemadam kebakaran (damkar).

Selain petugas damkar, pemadaman juga dilakukan oleh polisi dengan dibantu warga sekitar.

"Setelah api dipadamkan, fokus kami selanjutnya mengevakuasi warga korban kebakaran dan mendata untuk diberikan bantuan," terang Yusantiyo.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved