Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Kejari Lubuklinggau Tetapkan Catur Handoko Ketua KTNA Musi Rawas Tersangka

Catur Handoko Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Musi Rawas (Mura) Sumsel resmi ditetapkan tersangka oleh Kejari Lubuklinggau.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Kepala Kejari Lubuklinggau, Willy Ade Chaidir didampingi Kasi Pidsus, Yuriza Antoni dan Kasi Intelijen, Aan Tomo menyampaikan penetapan Tersangka Ketua KTNA Musirawas 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Catur Handoko Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Musi Rawas (Mura) Sumsel resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau.

Pengumuman status tersangka Catur Handoko tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Bakti Adhyaksa ke 61 di Kantor Kejari Lubuklinggau.

Namun, sayang saat penetapan tersangka, Catur Handoko yang telah diundang tidak bisa hadir karena beralasan sedang melakukan cek kesehatan.

Kepala Kejari Lubuklinggau, Willy Ade Chaidir didampingi Kasi Pidsus, Yuriza Antoni dan Kasi Intelijen, Aan Tomo menyampaikan Catur ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi KTNA Kabupaten Mura.

"Kami sudah minta suratnya seperti yang disampaikan oleh penasehat hukumnya, hasilnya akan kita telaah apa hasil keterangan dokternya nanti," kata Willy saat menyampaikan pers rilis pada wartawan, Kamis (22/7/2021).

Willy menyampaikan, penetapan tersangka Catur Handoko telah dikeluarkan sejak tanggal 13 Juli lalu, menurutnya bila hasil pemeriksaan dokter nanti menyatakan sehat maka akan segera dilakukan penahanan.

Kasus Dugaan Korupsi KTNA MURA 

Kasus KTNA ini mencuat setelah Kejari Lubuklinggau menerima laporan adanya penyelewengan anggaran hibah KTNA Mura senilai Rp 1, 073 Miliar yang diperuntukan untuk kegiatan Pekan Nasional (PENAS) tahun 2020 di Sumatera Barat (Sumbar).

Namun, diduga kegiatan tersebut batal digelar lantaran adanya Pandemi Covid-19, sementara uang hibah tesebut diduga belum dikembalikan ke kas negara sepenuhnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved