Breaking News:

Darurat Covid 19

Harapan Asep ke Pemerintah Usai Pilih Dipenjara Ketimbang Bayar Denda PPKM Sebesar Rp 5 Juta

Kisah Asep yang Pilih Dipenjara Ketimbang Bayar Denda PPKM Sebesar Rp 5 Juta, Berharap ke Pemerintah

Editor: Slamet Teguh
YouTube/ Najwa Shihab
Asep cerita pengalamannya kepada Najwa Shihab selama di penjara karena langgar PPKM Darurat. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pandemi Covid-19 masih terus terjadi di Indonesia.

Sejumlah upayapun terus dilakukan pemerintah untuk menekan angka penyebaran Covid-19 ini.

Salah satunya ialah dengan penerapan PPKM Darurat.

Masih ingat Asep Lutpi Suparman? Pria berusia 23 tahun, pedagang kopi asal Tasikmalaya, Jawa Barat.

Kisah Asep viral di media sosial yang lebih memilih masuk penjara 3 hari dibanding membayar denda Rp 5 juta.

Asep menerima konsekuensi tersebut lantaran melanggar peraturan PPKM Darurat beberapa waktu lalu.

Kini, Asep sudah bebas dari tahanan dan menceritakan pengalamannya tersebut kepada Presenter Najwa Shibab.

"Kondisi di penjara ya sebenernya sama,"

"Awalnya pas di penjara saya mau ditempatkan dengan para napi yang lain, tapi terkait prokes kebetulan saya dikurung di sel isolasi," tuturnya dikutip dari acara Mata Najwa, Kamis (22/7/2021).

Asep mengaku ditempatkan sendiri di sebuah sel isolasi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved