Breaking News:

Virus Monkey B

Gejala Virus Monkey B yang Sedang Heboh di China, Usai Seorang Dokter Meninggal Karena Terinfeksi

Gejala Virus Monkey B yang Sedang Heboh di China, Usai Seorang Dokter Meninggal Karena Terinfeksi

Editor: Slamet Teguh
Freepik
Foto ilustrasi monyet - sumber virus Monkey B 

Virus Monkey-B, juga dikenal sebagai virus herpes B, ditularkan melalui kontak langsung dan pertukaran cairan tubuh antar monyet.

Virus ini tidak berbahaya bagi primata tetapi membunuh antara 70 dan 80 persen manusia yang terinfeksi.

Kasus baru-baru ini adalah kasus pertama virus Monkey B yang tercatat di China. Sebagian besar kasus virus Monkey B ditemukan di Amerika Utara dan diderita oleh dokter hewan atau pekerja hewan.

Dua kontak dekat dokter hewan - seorang dokter dan perawat - diperiksa untuk melihat apakah mereka membawa virus, tetapi tesnya negatif.

Pejabat kesehatan China mengatakan virus Monkey B dapat "menimbulkan ancaman potensial bagi pekerja seperti dokter hewan.

Hanya 50 orang yang tercatat terpapar virus ini dalam 88 tahun.

21 dari orang-orang itu meninggal, menurut pejabat kesehatan di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

Kematian terakhir yang tercatat adalah pada tahun 1997 ketika peneliti Elizabeth Griffin (22), meninggal karena virus setelah cairan tubuh dari monyet yang terinfeksi terpercik ke matanya.

Kebanyakan orang terinfeksi setelah mereka digigit atau dicakar monyet, atau ketika jaringan atau cairan dari monyet mengenai kulit mereka yang rusak, seperti tertusuk jarum atau tersayat.

CDC telah memperingatkan bahwa orang-orang sering melakukan kontak dengan monyet atau kera, yang paling sering terinfeksi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved