Breaking News:

Berita OKI

6 Pelaku Pengeroyokan di Lempuing OKI Ditangkap Polisi, Motif Gegara Korban Belum Bayar Hutang

Enam orang terduga pelaku pengeroyokan di Lempuing OKI saat ini telah diamankan. Sementara motifnya gegara korban belum membayar hutang. 

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Sebanyak 6 orang terduga pelaku pengeroyokan ditahan di Mapolsek Lempuing Jaya, OKI, Senin (19/7/021). Motif sementara gegara hutang korban belum dibayar. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Kasus pengeroyokan yang terjadi pada Rabu (14/7/2021) malam kemarin, di Desa Gading Jaya, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir berhasil diungkap Tim Macan Komering Mapolsek Lempuing Jaya.

Enam orang terduga pelaku pengeroyokan saat ini telah diamankan. Sementara motifnya gegara korban belum membayar hutang. 

Dalam keterangannya, Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kasi Humas Iptu Ganda Manik mengatakan, penangkapan bermula dengan adanya laporan korban Agung Prasetyo (19 tahun) warga Desa Gading Jaya, Kecamatan Pedamaran Timur.

"Kemudian petugas melakukan pemeriksaan terhadap para saksi-saksi dan diperoleh identitas terduga pelaku yaitu Eko (25), Roni (25), Ian (21), Sewu (30), Sultoni (28), dan Sugianto (15)," jelasnya kepada Tribunsumsel.com, Senin (19/7/2021) siang.

Selanjutnya Kapolsek bersama anggota berangkat menuju tempat dimana para palaku berada, dan berhasil mengamankan 6 orang terduga pelaku tanpa perlawanan.

"Setelah diinterogasi, ternyata motif dari pengeroyokan tersebut adalah masalah hutang- piutang korban yang selama ini belum dibayarkan," kata Ganda.

Akibat hal tersebut, lantas para pelaku menjemput korban yang pada malam itu sedang berada di Desa Tanjung Sari II Kecamatan Lempuing Jaya untuk diajak pulang ke Desa Gading Jaya.

"Di tengah perjalanan dan tepatnya di perkebunan kelapa sawit di Desa Gading Jaya korban diturunkan dan langsung dipukuli secara bersama-sama oleh ke 6 pelaku dan setelah itu korban diantarkan pulang kerumahnya,"

"Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka-luka memar pada bagian pipi dan telinga," terangnya.

Para pelaku dapat terjerat pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 Tahun penjara.

"Kini para pelaku dan barang bukti telah dibawa ke Mapolsek Lempuing Jaya untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," tutupnya.

Baca juga: Pemusnahan BB Kasus di Kejari Banyuasin, Ada Narkotika Senilai Rp 1 Miliar, Juga Segepok Uang Palsu

Ikuti Kami di Google Klik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved