Breaking News:

Berita Palembang

27 Juli Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Masjid Sriwijaya, Dipimpin 5 Hakim

Kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 130 miliar segera disidangkan 27 Juli.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Vanda Rosetiati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Empat dari enam tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Jakabaring Palembang yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 130 miliar akan segera disidangkan.

Keempatnya yakni Eddy Hermanto, Syarifuddin, Dwi Kridayani, dan Yudi Arminto.

Juru bicara Pengadilan Tipikor Palembang, Abu Hanifah SH MH mengatakan, berdasarkan jadwal, sidang akan digelar pada Selasa 27 Juli 2021 mendatang.

"Majelisnya sudah ditetapkan, maka tinggal pelaksanaan sidangnya sesuai jadwal," ujarnya, Sabtu (17/7/2021).

Menariknya, perkara ini akan dipimpin oleh 5 hakim sebagai majelis dalam persidangan.

Hal ini tentu agak sedikit berbeda dari biasanya, karena pada umumnya hanya ada 3 hakim dalam satu majelis.

"Saya jelaskan, kenapa ada 5 hakim dalam persidangan itu karena kerugian negara dalam kasus ini melebihi Rp.50 miliar," ujarnya.

Untuk diketahui, penyidik Pidsus Kejati Sumsel menetapkan enam tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Jakabaring Palembang yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp.130 miliar.

Mereka adalah Eddy Hermanto, mantan ketua pembangunan Masjid Sriwijaya dan Dwi Kridayani, Kuasa KSO PT Brantas Abi Praya-PT Yodya Karya.

Adapula Syarifudin Selaku Ketua Divisi Pelaksanaan Lelang, dan Yudi Arminto Selaku KSO PT Brantas Abipraya-PT Yodya Karya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved