Satpol PP Gowa Pukul Ibu Hamil

Tegas, Polres Gowa Ungkap Nasib Oknum Satpol PP yang Aniaya Pemilik Warkop, Terancam 5 Tahun Penjara

Polres Gowa Ungkap Nasib Oknum Satpol PP yang Aniaya Pemilik Warkop, Terancam 5 Tahun Penjara

Editor: Slamet Teguh
Screenshot Video Ivan
Tangkapan layar petugas oknum Satpol Pp Gowa adu mulut hingga terhajadi ketegangan dengan pemilik warkop di Panciro Gowa, Rabu (14/7/2021) malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Penerapan PPKM tampaknya berujung penjara bagi oknum Satpol PP Kabupaten Gowa.

Ya, hal itu terjadi usai Polres Gowa menetapkan Mardani Hamdan sebagai tersangka kasus tindak penganiayaan terhadap pemilik Warung Kopi (Warkop) di Gowa,

Hal itu dilakukan saat penertipan PPKM Darurat yang dilakukan.

Penganiayaan dilakukan saat operasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

Hal itu disampaikan Kapolres Gowa, AKBP Tri Goffarudin Pulungan saat menggelar jumpa pers di Halaman Mapolres Gowa, Jl Syamsuddin Tuntu, Kecamatan Somba Opu, Jumat (16/7/2021).

Penetapan tersangka setelah penyidik menggelar gelar perkara.

"Pelaku telah ditetapkan tersangka setelah dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan dan setelah gelar perkara," tambah AKBP Tri Goffarudin Pulungan.

Saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa enam orang saksi dalam kasus tersebut.

Sementara korban penganiayaan, Riana belum menjalani pemeriksaan.

Saat ini, Riana masih menjalani perawatan medis.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 351 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sekedar diketahui, video penganiayaan yang dilakukan anggota Satpol PP Gowa, Mardani Hamdan sempat viral dimedia sosial.

Mardani Hamdan menganiaya pasangan suami-istri (Pasutri) pemilik warkop di Panciro Gowa.

Pasutri melapor ke Polres Gowa pada hari Kamis (15/7/2021).

Korban penganiayaan ada dua orang yaitu Nurhalim (26) dan istrinya Amriana (34).

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved