Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Suami Viral Saat Beri Arahan PPKM, Istri Wali Kota Lubuklinggau Antar Makan Gratis ke Warga Isoman

Istri Wali Kota Lubuklinggau Hj Yetti Oktarina Prana membuka Dapur Ibu  Lawan Covid-19 untuk memberikan makanan gratis kepada warga Isoman.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Pamflet Dapur Ibu Lawan Covid-19 yang dipelopori Istri Walikota Lubuklinggau Hj Yetti Oktarina Prana. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU --Saat ini puluhan masyarakat di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumahnya masing-masing.

Meningkatnya jumlah warga yang melakukan isoman ini memunculkan gerakan aksi berbagi makanan demi membangun kepedulian untuk saling membantu satu sama lain.

Dipelopori oleh Hj Yetti Oktarina Prana, gerakan ini dinamakan Dapur Ibu  Lawan Covid-19, kedepan gerakan ini akan membantu menyediakan makanan gratis kepada warga yang melakukan isoman karena kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hj Yetti Oktarina Prana sekaligus sebagai istri Wali Kota Lubuklinggau mengatakan,kegiatan ini baru akan dimulai Sabtu (17/7/2021) besok dan langsung mendistribusikan makanan kepada warga yang melakukan isoman.

"Yang jadi perhatian kami terutama pasien yang kesulitan memenuhi kebutuhan selama melakukan isoman baik makanan dan vitamin akan kami kirim," kata Rina pada Tribunsumsel.com, Jumat (16/7/2021).

Rina mengungkapkan, makanan yang akan dikirim pengantarannya akan dilakukan dua kali sehari, karena memang diupayakan bisa untuk makan sehari dua kali.

"Makanannya diupayakan untuk tidak mudah rusak, menunya disesuaikan dengan kebutuhan gizi petunjuk dinas kesehatan,  seperti yang kita lakukan di bandiklat (rumah sehat), ada nabatinya  hewani dan sayur, semuanya lengkap," paparnya.

Rencananya supaya tidak menimbulkan kebosanan setiap dua pekan sekali akan di roling, dapur yang disiapkan untuk memasaknya ada tiga tempat termasuk dapur rumah pribadi wali kota (rumah wali kota) akan dijadikan dapur umum.

"Tahap pertama ini satu keluarga diupayakan sampai tujuh hari kedepan, sampai pasien yang terpapar bisa dibilang sembuh. Tapi tidak ada batasan khusus," katanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved