Breaking News:

Berita Pagaralam

Kantor Bank BUMN di Pagaralam Dirampok Jumat Siang, Pelaku Pakai Parang

Kantor Bank BUMN di Kota Pagaralam dirampok bermodalkan senjata tajam jenis parang, Pelaku diduga satu orang, Jumat (16/7/20210 siang

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Shutterstock
Ilustrasi perampokan.Kantor Bank BUMN di Kota Pagaralam dirampok bermodalkan senjata tajam jenis parang, Pelaku diduga satu orang, Jumat (16/7/20210 siang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Kantor Bank Plat Merah di Kota Pagaralam, Jumat (16/7/2021) dirampok oleh pelaku yang dikabarkan hanya satu orang dan bermodalkan senjata tajam jenis parang.

Kejadian terjadi sekitar pukul 12.15 WIB saat jelang ibadah shalat Jumat. 

Kejadian perampokan disiang Bolong ini sempat membuat warga sekitar dan para karyawan serta pengunjung Bank heboh.

Pasalnya kejadian tersebut terjadi cukup cepat.

Perampokan ini terekam Kamera pengawas CCTV.

Informasi yang dihimpun, perampokan ini menggunakan senjata Jenis parang, dilakukan oleh satu orang saja.

Kejadian Peristiwa ini sontak menghebohkan warga sekitar pagaralam, yang mendengar ada aksi perampokan tersebut dilakukan oleh satu orang yang nekad ingin mengambil uang. 

Kepala Cabang Bank BUMN itu, Muhammad Arief Rahardjo, membenarkan aksi perampokan tersebut.

"Ya benar peristiwanya terjadi siang ini pak," ujar Arief.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, pihaknya mendapat informasi para pelaku berhasil menggondol uang senilai RP 70 juta sampai Rp100 juta.

"Saat kejadian pelaku langsung mendekati karyawan dan meminta uang. Menurut keterangan saksi dilokasi Kejadian, pelakunya diduga menggunakan senjata tajam jenis Parang, untuk menakut-nakuti para karyawan Bank," jelasnya. 

Setelah berhasil mendapatkan uang pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motor ke arah Simpang Manna. 

Baca juga: Geledah Rumah Oknum Mahasiswa di Pagaralam Penanam Ganja, Polisi juga Temukan Sabu

Saat beraksi, ada satu pelaku dikabarkan masuk kedalam, sepeda motornya di parkir di halaman samping kantor bank BUMN Pagaralam itu, agar mempermudah pelarian.

Arif juga mengatakan, untuk membantu pengungkapan kasus ini, pihaknya meminta bantuan atau backup dari pihak Polres Pagaralam.

"Untuk mengungkap kasus ini kami minta bantuan Polres Pagaralam," katanya. (SP/WAWAN)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved