Breaking News:

Berita Muba

Razia PPKM Mikro di Muba, Sopir Angkutan dan Pengunjung Rumah Makan Wajib Swab Antigen

Tim gabungan di Musi Banyuasin razia ke sejumlah tempat hiburan malam dan warung makan yang masih beroperasi saat PPKM Mikro.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/FAJERI
Sejumlah pengunjung rumah makan ketika diambil sample swab antigen yang dilakukan oleh tim gabungan di Musi Banyuasin, Rabu (14/7/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU - Tim gabungan di Musi Banyuasin terdiri dari Polres Muba, Kodim 0401 Muba, dan Pemkab Muba melakukan razia juga penertiban ke sejumlah tempat hiburan malam dan warung makan yang masih beroperasi, Rabu (14/7/21) malam.

Langkah penertiban ini bertujuan untuk mencegah penularan Covid-19 di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) karena memang saat ini tengah diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Saat penertiban langsung dilakukan swab antigen terhadap pengunjung tempat hiburan malam serta warung makan. Termasuk juga sopir travel dan truk yang singgah untuk makan.

Didapati juga sejumlah pengunjung yang tidak pakai masker.

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK, melalui Kabag Ops Kompol Zulkifli dan didampingi Kasat Lantas AKP Sandi Putra SIK, mengatakan penertiban terhadap tempat hiburan dan sejumlah warung makan yang ada di Kabupaten Muba sesuai surat instruksi Bupati Musi Banyuasin, Nomor 025 Tahun 2021, tanggal 07 Juli 2021 tentang PPKM berbasis mikro.

“Ya, penertiban yang dilakukan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pemerintah mengenai PPKM berbassi mikro pada masyarakat,”kata Zulkifli.

Pada penertiban yang dilakukan mereka memberi menjelaskan terhadap pemilik tempat usaha untuk melakukan pembatasan waktu buka dan pengunjung. Disamping itu, pihaknya juga melakukan uji sampling terhadap pengunjung rumah makan dengan melakukan tes swab antigen terhadap pengunjung rumah makan.

“Uji sampling ini kita menyasar penumpang mobil angkutan seperti travel, truk angkutan barang, mengingat Kabupaten Muba merupakan daerah perlintasan yang rentan penularan Covid-19,”ungkapnya.

Kegiatan yang dilaksanakan berlangsung dengan tertib dan lancar, pemilik atau penanggung jawab tempat usah serta sopir kooperatif dengan kehadiran petugas.

“Alhamdulillah, dalam pengambilan sample swab anti gen terhadap sopir, pengunjung rumah makan dan pegawai rumah makan semuanya negatif. Hanya saja masih kita temukan masyarakat yang tidak menggunakan masker dan langsung kita tegur,”tambahnya.

Pihaknya berharap semua pemilik usaha yang ada di kabupaten Musi Banyuasin, baik itu restoran, caffe serta masyarakat lainnya dapat berperan aktif dalam membantu mencegah penyebaran virus Covid-19. “Kita berharap pemilik tempat usaha selau disiplin terutama dalam selalu menerapkan protokol kesehatan,”jelanyas. (dho)

Caption : Sejumlah pengunjung rumah makan ketika dilakukan swab secara sampling yang dilakukan oleh tim gabungan.

Ikuti Kami di Google Klik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved