Berita Muba

Terlilit Hutang karena Main Judi, Pemuda di MUBA Nekat Curi Kotak Amal Masjid

Helin (24) Pelaku pencurian kotak amal masjid Jami Al-Ikhlas di Desa Jembatan Gantung Kecamatan Jirak Jaya, Muba akhirnya diamankan warga.

Polsek Sungai Keruh MUBA
Pelaku pencurian kotak amal di Masjid Jami Al-Ikhlas yakni Helin ketika diamankan di Mapolsek Sungai Keruh 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU—Kebiasaan buruk berjudi dan ditambah dengan banyaknya hutang yang dimiliki membuat Helin (24) harus mencuri kotak amal masjid Jami Al-Ikhlas di Desa Jembatan Gantung Kecamatan Jirak Jaya, Muba, Kamis (5/6/21). 

Pemuda 24 tahun ini diamankan masyarakat karena telah dua kali melakukan aksi pencurian kotak amal, dari aksi pencurian tersebut pelaku berhasil uang dari kotak amal sebesar Rp4 juta.

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK, melalui Kapolsek Sungai Keruh IPTU Vico Fariul Fajar, mengungkapkan pelaku yang merupakan warga Dusun II Desa Layan Kecamatan Jirak Jaya, Muba diamankan terlebih oleh rumah warga pada, Kamis (5/7/21). 

“Kita memang sedang melakukan penyelidikan, saat itu kita mendapatkan telephone dari masyarakat bahwa pelaku maling Masjid Jami” Al-Ikhlas tertangkap dan diamankan oleh masyarakat,”kata Vico, Rabu (7/7/21)

Setelah tim mengamankan pelaku, dari keteranganya ia mengakui bahwa mencuri kotak amal dari uang kas masjid.

“Pelaku melakukan pencurian pertama pada Jumat, (25/06/21) sekira pukul 13.00 Wib dengan menggondol uang Masjid Jami Al - Ikhlas.  Kemudian Minggu (4/7/21) pelaku kembali melakukan pencurian pada malam harinya,”ungkapnya.

Pada saat menjalakan aksinya pelaku memanjat tangga besi yang berada disamping masjid dan masuk dari plafon atas gudang.

“Dari kejahatanya pelaku berhasil mencuri uang kotak amal sebesar Rp4 juta.Tidak hanya itu saja, ia juga mencuri kipas angin dan terapo merk hoki milik Masjid Jami Al - Ikhlas,”ujarnya.

Kecurigaan masyarakat bahwa Helin yang mencuri kotak amal masjid, setelah pelaku menjual hasil curian kipas angin dan terapo diketahui oleh masyarakat.  

“Pelaku diamankan senin pagi setelah warga masyarakat mencurigai pelaku yang hendak menjual barang curian tersebut. Pengakuan pelaku ia melakukan perbuatan tersebut karena terlibat utang dan kebiasaan berjudi. Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek guna proses hukum selanjutnya,”jelasnya.

Baca juga: Digrebek di Pondok Talang Rompok MUBA, Abi Nekat Buang Paket Narkotika

Sementara itu, dari pengakuan Helin ia mengakui semua perbuatan yang dilakuknnya.

Hal tersebut lantaran ia terlilit hutang dan untuk main judi.

“Saya menyesal pak, karena kepepet untuk bayar uang hutang karena main judi. Saya juga ambil kipas dan terapo,”ujarnya. (SP/FAJERI)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved