Berita Palembang

PPKM Mikro Palembang Mulai 9 Juli, Mal Restoran Hanya Buka Sampai Pukul 17.00

Menindaklanjuti pengetatan PPKM Mikro di Kota Palembang yang akan dimulai 9 Juli hingga 20 Juli mendatang, pihak Polrestabes Palembang

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Prawira Maulana
PAHMI
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra. 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG - Menindaklanjuti pengetatan PPKM Mikro di Kota Palembang yang akan dimulai 9 Juli hingga 20 Juli mendatang, pihak Polrestabes Palembang bersama tim terkait akan mulai melakukan pengetatan yang ada di kota Palembang.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra mengatakan berdasarkan hasil rapat ini bahwa Kota Palembang masuk dari 43 kota /kabupaten lainnya yang di luar pulau Jawa dan Bali untuk melakukan pengetatan PPKM Mikro.

"Sebenarnya ini sudah mulai 6 Juli kemarin namun berdasarkan hasil rapat kita lakukan sosialisasi dulu selama dua hari agar masyarakat tidak terkejut," jelasnya, Rabu (7/7/2021).

Pihaknya, kata dia akan melakukan sosialisasi kepada pihak-pihak terkait seperti pengelola mall, tempar makan, resto , cafe dan kantor-kantor lainnya untuk melakukan pengetatan PPKM Mikro ini.

"Kita akan langsung terjun dan masuk ke mall mulai hari ini untuk melakukan sosialisasi ini, tempat malan, kafe dan kantor-kantor juga mengenai aturan pengetatan PPKM Mikro ini," tuturnya.

Seperti mall yang hanya buka sampai pukul 17.00, dan pemberlakukan WFH di kantor 25 persen dan 75 persen di rumah.

"Selama dua hari ini kita sosialisasi dan mulai jumat kita akan awasi karena mall akan tutup sampai pukul 17.00 wib dan resto ,cafe lainnya dine in atau makan ditempat bisa sampai pukul 17.00 namum pemesanan bisa lewat dari jam 17.00 asal tidak makan di tempat melainkan take away atau pemesanan online," jelas dia.

Intinya, kata dia dalam pengetatan PPKM Mikro ini adalah untuk mencegah kerumunan.

"Karena itu masyarakat berikan kepercayaan pada pemerintah, satu sisi dengan pemerintah karena kita melakukan ini untuk kebaikan bersama," jelas dia.

Pihaknya juga akan memasang spanduk-spanduk terkait hal tersebut agar masyarakat dapat memahami hal ini.
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved