Pengetatan PPKM Mikro Palembang

Aturan Pengetatan PPKM Mikro Palembang : WFO 25 Persen, WFH 75 persen, Mal Sampai Pukul 17.00

Ada aturan baru pembagian kerja di kantor dan rumah, jam operasional mal, layanan pemesanan makanan di restoran selama pengetatan PPKM mikro Palembang

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Wawan Perdana
Tribunsumsel.com
Ada aturan baru pembagian kerja di kantor dan rumah, jam operasional mal, layanan pemesanan makanan di restoran selama pengetatan PPKM mikro Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG-Pengetatan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Palembang efektif berlaku 9-20 Juli 2021. Dengan adanya kebijakan ini maka sejumlah kegiatan akan dibatasi lebih ketat.

Ada aturan baru untuk pembagian kerja di kantor dan rumah, jam operasional mall, serta layanan pemesanan makanan di restoran.

Pemkot Palembang dan Polrestabes Palembang dalam dua hari ini melakukan sosialisasi mengenai Pengetatan PPKM Mikro di Palembang.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra, Rabu (7/7/2021) mengatakan, Kota Palembang masuk dalam 43 kota /kabupaten lainnya yang di luar Pulau Jawa dan Bali yang ditetapkan berlaku pengetatan PPKM Mikro.

"Sebenarnya ini sudah mulai 6 Juli kemarin namun berdasarkan hasil rapat kita lakukan sosialisasi dulu selama dua hari agar masyarakat tidak terkejut," jelasnya.

Pihaknya, kata dia akan melakukan sosialisasi kepada pihak-pihak terkait seperti pengelola mal, tempat makan, resto , cafe dan kantor-kantor.

"Kita akan langsung terjun dan masuk ke mall mulai hari ini untuk melakukan sosialisasi ini, tempat makan, kafe dan kantor-kantor juga mengenai aturan pengetatan PPKM Mikro ini," tuturnya.

Dengan adanya pengetatan ini maka mal hanya buka sampai pukul 17.00, dan pemberlakukan WFO (kerja di kantor) 25 persen dan WFH (kerja di rumah) 75 persen.

Baca juga: PPKM Mikro Palembang Mulai 9 Juli, Mal Restoran Hanya Buka Sampai Pukul 17.00

"Selama dua hari ini kita sosialisasi dan mulai jumat kita akan awasi karena mall akan tutup sampai pukul 17.00 wib dan resto, cafe lainnya dine in atau makan di tempat bisa sampai pukul 17.00, namun pemesanan bisa lewat dari jam 17.00 asal tidak makan di tempat melainkan take away atau pemesanan online," jelas dia.

Intinya, kata dia dalam pengetatan PPKM Mikro ini adalah untuk mencegah kerumunan.

"Karena itu masyarakat berikan kepercayaan pada pemerintah, satu sisi dengan pemerintah karena kita melakukan ini untuk kebaikan bersama," jelas dia.

Pihaknya juga akan memasang spanduk-spanduk terkait hal tersebut agar masyarakat dapat memahami hal ini.

Wali Kota Palembang Harnojoyo menambahkan, pihaknya akan segera membuat surat edaran tentang pengetatan PPKM Mikro.

"Segera kita buat akan kita tanda tangani, semua pihak yang terkait dan selama dua hari ini akan kita lakukan sosialisasi dulu," jelas dia.

Baca juga: BREAKING NEWS: Palembang Terapkan Pengetatan PPKM Mikro Mulai 9 Juli, Mall Buka Sampai Pukul 17.00

Ia mengatakan dalam pengetatan PPKM Mikro ini diharapkan dapat menurunkan angka kasus covid-19.

"Nantinya kita akan lakukan evaluasi dan kita harap masyarakat bisa membantu dalam pengetatan PPKM Mikro ini. Bagi yang melanggar, memang setiap aturan ada sanksi tapi kita tidak mengedepankan sanksi namun kita meminta kepatuhan masyarakat,".

"Kami mohon kepada semua pihak, kesehatan penting mari kita dukung, laksanakan protokol kesehatan dengan serius, Insya Allah virus ini akan hilang," kata Harno.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved