Pengetatan PPKM Mikro Palembang

9 Juli Palembang Berlaku Pengetatan PPKM Mikro, Angka BOR di Palembang Capai 70 Persen Lebih

Pemerintah Kota Palembang telah menetapkan memulai Pengetatan PPKM Mikro yang akan dimulai 9 Juli hingga 20 Juli mendatang.

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/SRI HIDAYATUN
Walikota Palembang H Harnojoyo mengatakan Palembang akan menerapkan pengetatan PPKM Mikro mulai 9 Juli 2021, Rabu (7/7/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah Kota Palembang telah menetapkan memulai Pengetatan PPKM Mikro yang akan dimulai 9 Juli hingga 20 Juli mendatang.

Hal ini dikarenakan tren kasus peningkatan penyebaran covid-19 di kota Palembang meningkat dan fluktuatif.

Walikota Palembang, Harnojoyo mengatakan selain kota Palembang masih berada di zona merah, tingkat bed occupancy rate (BOR) hunian pasien covid-19 juga meningkat.

"Angka kasus terkonfirmasi kita terus naik dan BOR juga sudah capai 70 persen lebih. Inilah kita masuk dari 43 kabupaten/kota yang menerapkan pengetatan PPKM Mikro," ujarnya, Rabu (7/7/2021).

Ia mengatakan dalam upaya mengatasi masalah BOR ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Sumsel untuk menggunakan Asrama Haji.

"Tadi kita sudah koordinasi dengan Pak Gubernur dan Pak Gubernur bilang akan mempersiapkan tempat yakni di Asrama Haji yang ada sebanyak 500 bed," jelas dia.

Seperti diketahui berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Palembang angka tekonfirmasi covid-19 per 6 Juli 2021 yakni sebanyak 153 kasus atau menjadi 16.067 kasus, kasus kesembuhan 66 kasus atau menjadi 14.278 kasus dan kematian 3 atau menjadi 687 kasus.

Baca juga: Toko Alat Kesehatan di Palembang Kehabisan Stok Tabung Oksigen, Dibeli Warga Isolasi Mandiri

Baca juga: BREAKING NEWS: Palembang Terapkan Pengetatan PPKM Mikro Mulai 9 Juli, Mall Buka Sampai Pukul 17.00

Sebelumnya, Pemerintah Kota Palembang menjadi salah satu dari 43 kabupaten/kota Palembang yang masuk dalam pengetatan PPKM mikro.

Usai menggelar rapat Pengetatan PPKM Mikro di rumah Dinas Walikota Palembang mulai 9 Juli hingga 20 Juli kota Palembang akan memberlakukan pengetatan PPKM mikro.

"Menindaklanjuti intruksi Mendagri , kita masuk dari 43 kabupaten/kota yang masuk dalam pengetatan PPKM Mikro karena kasus covid-19 masih trennya naik di kota Palembang," jelas dia.

Karena itu, selama dua hari mulai hari ini hingga besok dilakukan terlebih dahulu sosialisasi pengetatan PPKM Mikro kepada masyarakat.

"Sebenarnya intruksi Menteri mulai tanggal 6 lalu tapi kita lakukan sosialisasi selama dua hari dan mulai hari Jumat 9 Juli 2021 kita mulai diberlakukan pengetatan PPKM mikro," jelasnya, Rabu (7/7/2021).

Sesuai dengan aturan yang ada didalam pengetatan PPKM Mikro ini untuk operasional mall buka hanya sampai pukul 17.00 wib, WFH masih 25 persen di kantor dan 75 persen dari rumah.

"Surat edaran ini akan segera kita buat akan kita tanda tangani semua pihak yang terkait dan selama dua hari ini akan kita lakukan sosialisasi dulu," jelas dia.

Ia mengatakan dalam pengetatan PPKM Mikro ini diharapkan dapat menurunkan angka kasus covid-19.

"Nantinya kita akan lakukan evaluasi dan kita harap masyarakat bisa membantu dalam pengetatan PPKM Mikro ini," jelas dia.

Bagi yang melanggar, kata dia memang setiap aturan ada sanksi tapi kita tidak mengedepankan sanksi namun kita meminta kepatuhan masyarakat.

"Kami mohon kepada semua pihak, kesehatan penting mari kita dukung, laksanakan protokol kesehatan dengan serius, Insya Allah virus ini akan hilang," kata dia.

Ikuti Kami di Google Klik

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved