Breaking News:

Berita Palembang

Menhub Sebut Pelabuhan Tanjung Carat Program Prioritas, November Groundbreaking

Herman Deru bersama Menhub RI, Budi Karya Sumadi menggelar rapat lanjutan terkait koordinasi pembangunan diantaranya Pelabuhan Tanjung Carat.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUN SUMSEL/LINDA TRISNAWATI
Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi bersama Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Hermab Deru meninjau bakal lokasi pembangunan Pelabuhan Laut Tanjung Carat, Sabtu (20/2/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi menggelar rapat lanjutan terkait koordinasi dua pembangunan diantaranya Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat dan Pelabuhan New Ambon secara virtual bertempat di Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Senin (5/7/2021).

Selain Menhub ikut hadir pada rapat ini Gubernur Provinsi Maluku, Irjend Pol (Purn) Murad Ismail, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Ir. R.Agus H. Purnomo, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Wahyu Utomo serta pihak yang terkait lainnya.

Dibincangi usai menggelar rapat, Herman Deru mengatakan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelnya yang fokus pada dua pembangunan yaitu New Ambon dan Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat Sumsel.

Menurutnya dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Menhub RI tersebut, untuk progres rencana Pelabuhan Tanjung Carat tidak ada koreksi, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

"Alhamdulilah upaya kita tidak ada koreksi, tetap on schedule. Insya Allah di bulan November ground breaking menyesuaikan jadwal Presiden RI, Joko Widodo untuk pelaksanaannya," kata Herman Deru.

Namun lanjut dia, tinggal ada sejumlah syarat-syarat yang harus dilengkapi mulai dari administrasi hingga tentang perubahan perubahan.

"Untuk Kementerian dan Lembaga itu juga ada syarat- syarat administrasi yang harus terpenuhi seperti tentang konversi LHK. Tapi itu sebenarnya tambahan karena Pemprov Sumsel sudah ada tanah yang Hak Pengelolaan (HPL) itu fix seluas 600 hektar dalam proses sertifikat," ucapnya.

Maka itu, dia meminta dukungan ataupun doa dari semua pihak serta masyarakat Sumsel semoga di bulan November ini di mulainya pelaksanaan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat oleh Presiden RI.

"Artinya tidak ada hambatan-hambatan lagi, kita berdoa kita tunggu jadwal pak Presiden bulan november itu akan pelaksanaan. Tapi sebelum bulan November sudah proses leand clearing dari Kemenhub RI," tutupnya.

Baca juga: Herman Deru: TMMD Berskala Besar di OKU Raya Berdampak Positif Bagi Masyarakat

Sementara itu, Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan pembangunan Pelabuhan New Ambon dan Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat merupakan program prioritas.

Makanya dia meminta Pemprov Sumsel untuk tetap terus berkoordinasi dan berkolaborasi terkait pembangunan ini.

"Pembangunan Tanjung Carat akan sangat baik kalau kolaborasi, itu yang kita lakukan," ungkap Budi.

Sebelumnya Menhub juga sudah melakukan beberapa kali kunjungan ke Sumsel dengan melihat langsung lokasi pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved