Breaking News:

Berita OKI

Aplikasi PAISLAIS Hasil Inovasi UMKM Digital Kabupaten OKI Dikagumi Gubernur Sumsel

plikasi PAISLAIS dapat berfungsi sebagai database UMKM di Kabupaten OKI. Aplikasi yang dibangun oleh Kasi Pengembangan Aplikasi Bidang Layanan e-Gove

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Wawan Perdana
Diskoperin OKI
Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Diskoperin) turut serta dalam ajang Sriwijaya Expo 2021. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG-Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Diskoperin) turut serta dalam ajang Sriwijaya Expo 2021.

Event Sriwijaya Expo ini dilaksanakan di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, 2–5 Juli 2021.

Diskoperin OKI pada event ini menampilkan berbagai produk unggulan asli Bumi Bende Seguguk, mulai dari olahan makanan, kerajinan purun, hingga kesenian kaligrafi.

Pada acara pembukaan oleh Gubernur Sumatera Selatan, Jumat (02/07/2021) lalu, turut diresmikan aplikasi e-Commerce dan Marketplace yang dinamai aplikasi PAISLAIS.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Akhmad Najib mewakili gubernur Sumsel bersama bersama Asisten Bidang Administrasi Umum, M Lubis, yang mewakili Bupati OKI meresmikan aplikasi PAISLAIS yang merupakan inovasi kolaborasi antara Diskoperin dan Diskominfo OKI.

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Diskoperin) turut serta dalam ajang Sriwijaya Expo 2021.
Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Diskoperin) turut serta dalam ajang Sriwijaya Expo 2021. (Diskoperin OKI)

Kepala Diskoperin Herliansyah, menjelaskan aplikasi PAISLAIS diinisiasi guna memfasilitasi UMKM agar Go Digital.

"Selama ini sudah banyak produk unggulan OKI namun masyarakat masih sulit mengakses produk tersebut, dengan teknologi dan internet memungkinkan penggiat UMKM memasarkan produknya ke mata dunia," jelasnya kepada Tribunsumsel.com, Minggu (4/7/2021) pagi.

Terlebih menurut data APJII ada sekitar 200 Juta pengguna internet selama tahun 2020 lalu.

"Tentunya ini merupakan potensi besar yang harus digarap oleh UMKM dan Pemerintah Daerah membantu memperkenalkan produk yang dihasilkan para pelaku usaha guna meningkatkan taraf ekonomi masyarakat," terang dia.

Hal senada dikatakan, Kepala Diskominfo OKI Alexsander Bastomi, aplikasi PAISLAIS dapat berfungsi sebagai database UMKM di Kabupaten OKI.

Aplikasi yang dibangun oleh Kasi Pengembangan Aplikasi Bidang Layanan e-Government yang sejalan dengan literasi digital yang digalakkan presiden.

"Aplikasi PAISLAIS dapat memberikan kultur digital bagi penggiat UMKM seperti pemasaran, pengiriman barang, dan transaksi digital juga bagi pembeli agar dapat belanja online dengan aman," kata Alex.

Terlebih UMKM juga merupakan ujung tombak program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di masa pandemi Covid-19 ini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved