Berita Palembang
Cari Harta Karun di Sungai Musi, Penyelam Tradisional Temukan Mortir Dekat Pasar 16 Ilir
Cari harta karun di Sungai Musi, seorang penyelam tradisional bernama Hendri Kumar temukan peluru mortir dekat Pasar 16 Ilir.
Penulis: Melisa Wulandari | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Cari harta karun di Sungai Musi, seorang penyelam tradisional bernama Hendri Kumar (41) warga Jalan Putri Dayang Rindu RT 10 Kecamatan Kertapati Palembang menemukan peluru mortir di perairan Sungai Musi dekat Pasar 16 Ilir Palembang.
Peluru mortir memiliki panjang 100 centimeter dengan diameter lingkar 15 centimeter dan beratnya kurang lebih 20 kilogram sempat disimpan di sawah.
"Saya temukan mortir saat menyelam di Sungai Musi, sekitaran Pasar 16 Ilir, Selasa lalu. Kemudian temuan ini saya bawa pulang namun karena takut terjadi apa apa makanya saya melapor ke Polsek Kertapati," kata Hendri, Jumat (2/7/2021).
1 unit Mortir ini ditemukan Hendri saat dirinya menyelam di Sungai Musi di sekitaran kawasan Pasar 16 Ilir, pada Selasa (29/6/2021) sekira pukul 23.00.
Polsek Kertapati yang mendapat laporan penemuan mortir langsung menghubungi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.
Petugas piket SPKT langsung meluncur ke lokasi penyimpanan mortir di Jalan Haji Sarkowi Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati tepatnya di area persawahan.
Petugas SPKT Polrestabes Palembang juga langsung menghubungi tim Jihandak Gegana Polda Sumsel, Jumat (2/7/2021) sekira pukul 08.00.
Baca juga: Hadir Secara Virtual, Wakil Bupati Lahat H Haryanto Apresiasi Mata Lokal Award dari Tribun Sumsel
Kasubag Humas Polrestabes Palembang AKBP M Abdullah membenarkan adanya penemuan mortir.
"Petugas piket SPKT, Reskrim Pidsus yang menerima laporan dari Polsek Kertapati langsung meluncur ke lokasi, dan diamankan 1 unit Mortir, pihak kami juga sudah menghubungi tim Jihandak Gegana Brimob Polda Sumsel," katanya, seraya menuturkan mortir tersebut sudah tidak aktif lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/jihandak-gegana-brimob-polda-sumsel-amankan-satu-mortir-dari-penyelam-tradisional-jumat-272021.jpg)