Breaking News:

Berkat Electrifying Agriculture, Kelompok Tani Sidodadi Bisa Tekan Biaya Hingga 60 Persen

Dalam rangka peningkatan electrifying agriculture di Kabupaten Bungo, PT PLN (Persero) menyerahkan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial

Editor: Prawira Maulana
ISTIMEWA
Bantuan Electrifying Agriculture yang diberikan kepada kelompok tani sayuran di kawasan Jaya Setia Kecamatan Pasar Muara Bungo 

Muara Bungo - Dalam rangka peningkatan electrifying agriculture di Kabupaten Bungo, PT PLN (Persero) menyerahkan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan kepada Kelompok Tani yang berlokasi di Kelurahan Jaya Setia, Kabupaten Bungo pada Rabu (30/6). Bantuan diserahkan oleh Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Muara Bungo yang diwakilkan oleh Manager Bagian KSA, Muhamad Patriansyah kepada Ketua Kelompok Tani Sidodadi dan disaksikan langsung oleh Camat serta Lurah Pasar Muara Bungo.

Bantuan Electrifying Agriculture yang diberikan kepada kelompok tani sayuran di kawasan Jaya Setia Kecamatan Pasar Muara Bungo ini meliputi: penyediaan instalasi listrik, jet pump untuk pengairan, lampu pengendali hama serta instalasi pipa air dan pemumpukan. Dengan bantuan peralatan tersebut, diharapkan pengelolaan budidaya sayuran yang dilaksanakan oleh masyarakat tersebut dapat dilakukan secara mudah, ramah lingkungan serta hemat biaya.

Ketua Kelompok Tani Sidodadi, Yaji mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PLN yang telah memberikan bantuan kepada kelompok tani di kelurahan Jaya Setia itu melalui Bantuan Electrifying Agriculture. Ia juga menjelaskan dalam laporannya, bahwa dengan penggunaan listrik dalam peralatan yang digunakan seperti pompa air dapat menekan biaya operasional sekitar 60 persen. Jika menggunakan pompa diesel atau BBM, biaya yang dikeluarkan per bulan untuk pembelian BBM saja bisa mencapai 470 ribu rupiah untuk sekitar 60 liter BBM. Sedangkan, dengan menggunakan pompa listrik, biaya yang dikeluarkan dalam satu bulan hanya berkisar 80 hingga 90 ribu rupiah saja.

Bantuan Electrifying Agriculture.
Bantuan Electrifying Agriculture. (ISTIMEWA)

"Kami ucapkan terima kasih kepada PLN atas bantuan yang diberikan, mudah-mudahan usaha yang dijalankan oleh kelompok tani kami dapat berkembang lebih pesat lagi, terutama dengan penghematan biaya operasional melalui penggunaan pompa listrik ini, maka keuntungan yang didapat bisa semakin besar," ungkap Yaji.

Terpisah, Patriansyah menjelaskan bahwa Electrifying Agriculture merupakan program PLN dalam menghadirkan listrik untuk upaya-upaya dalam meningkatkan produksi hasil pertanian, perikanan, perkebunan maupun peternakan. Electrifying agriculture bisa berupa penggunaan pompa listrik untuk automasi perairan, penggunaan lampu infrared untuk meningkatkan produktifitas tanaman, hingga penggunaan peralatan elektronik pengendali hama yang lebih ramah lingkungan.

"Electrifying Agriculture merupakan salah satu semangat yang diberikan PLN kepada sektor pertanian yang ada di Indonesia, karena dengan hadirnya PLN disektor pertanian diharapkan para petani akan terus berkembang usahanya, serta dengan adanya program TJSL ini PLN ikut juga berperan dalam memajukan kegiatan pertanian, khusunya diwilayah Kabupaten Bungo ini," jelasnya.

Selain itu, Keterlibatan PLN dalam Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) ini diharapkan dapat menjadi salah satu sarana dalam kontribusi dalam pencapaian Tujuan Electrifyng Agliculture yaitu program PLN dalam meningkatkan pelayanan listrik yang lebih mudah, terjangkau dan andal untuk masyarakat indonesia.

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved