Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Layanannya Memuaskan, Darmawan Ikhlas Gaji Dipotong Iuran JKN-KIS

Menjadi peserta JKN-KIS semenjak bekerja membuat Darmawan (40) sangat mudah untuk mendapatkan layanan kesehatan menggunakan kartu JKN-KIS.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
BPJS Kesehatan
Darmawan menyampaikan pengalaman memanfaatkan kartu JKN-KIS untuk berobat, termasuk keluarganya juga pernah merasakan kemudahan mendapatkan layanan kesehatan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU – Terdaftar sekeluarga menjadi peserta JKN-KIS semenjak bekerja membuat Darmawan (40) sangat mudah untuk mendapatkan layanan kesehatan menggunakan kartu JKN-KIS.

Bukan hanya Darmawan saja yang sudah memanfaatkan kartu JKN-KIS untuk berobat, namun keluarganya juga pernah merasakan kemudahan mendapatkan layanan kesehatan.

“Keluarga saya juga pernah pakai kartu JKN-KIS. Apalagi kalau berobat ke dokter keluarga sudah sering kalau dihitung-hitung. Sakitnya yang ringan-ringan seperti demam dan kontrol kesehatan. Terakhir waktu batuk sampai dirujuk ke Puskesmas untuk tes TBC bulan kemarin, Alhamdulillah negatif,” ujar Darmawan, Senin (07/06/2021). 

Sembari mengingat, Darmawan menceritakan pengalaman keluarganya saat menggunakan kartu JKN-KIS untuk berobat anaknya yang sampai harus dirawat di rumah sakit.

“Kalau anak kemarin sempat pakai kartu itu di rumah sakit waktu muntah darah. Waktu itu sampai dirawat tiga hari. Setelah itu pulang dan alhamdulillah sehat sampai sekarang. Tapi pernah diminta kontrol lagi tiga hari berikutnya untuk memastikan di paru-parunya ada gejala gatal-gatal atau tidak. Kalau ada gejala gatal berarti ada penyakit di paru-parunya. Syukur, hasilnya juga negatif,” imbuhnya

Semua pengalaman menggunakan kartu JKN-KIS untuk berobat dirasakan Darmawan dan keluarganya sangat mudah dan memuaskan.

Menurutnya, kuncinya hanya satu untuk memanfaatkan kartu JKN-KIS agar puas saat mengakses layanan kesehatan yaitu taat prosedur yang sudah ditetapkan.

“Semua pengobatan kami pakai kartu JKN-KIS dan semuanya gratis. Jadi selama ini berobatnya aman-aman saja. Tidak ada yang dipersulit. Asalkan mengikuti prosedurnya semuanya berjalan lancar tanpa biaya. Kalau memang dokternya bilang harus dirujuk ke rumah sakit baru ke rumah sakit. Tapi kalau dokternya tidak merujuk juga tidak pernah memaksa minta rujukan. Yang
penting ikuti saja alurnya,” kata Darmawan.

Menurutnya, menggunakan kartu JKN-KIS sangat mudah. Ia menambahkan, walaupun setiap bulan iurannya dipotong dari gajinya, namun ia merasa tidak keberatan.

"Karena saat berobat di rumah sakit pun sejauh ini aman saja, tidak ada ditarik biaya atau tambahan biaya. Coba kalau tidak pakai JKN-KIS, bisa habis lebih banyak biayanya,”pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved