Berita Corona

Penjelasan IDI Soal Bahayanya Virus Corona Varian Delta : Jangan Keluar Rumah

IDI menyebut varian Delta sangat mudah menular sehingga masyarakat diminta untuk tetap di rumah dan mengurangi mobilitas

Editor: Weni Wahyuny
(SHUTTERSTOCK/PETERSCHREIBER MEDIA/KOMPAS.COM)
Ilustrasi Virus Corona. IDI sebut varian Delta sangat mudah menular sehingga diharapkan masyarakat untuk tetap berada di rumah 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA -- Penjelasan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) soal bahayanya virus corona varian Delta yang kini mulai merebak.

Wakil Ketua Umum PB IDI dr Slamet Budiarto mengimbau masyarakat agar tetap di rumah dan mengurangi mobilitas untuk mengindari penularan varian Delta ini.

Slamet Budiarto sebut varian Delta sangan mudah menular.

"Varian Delta ini sangat infeksius sekali. Masyarakat stay at home. Jangan keluar rumah. Kalau pemerintah tidak mau PSBB diawal pandemi lalu, keluarga sendiri saja yang menerapkan. Jangan keluar rumah," kata dr.Slamet dalam diskusi virtual, Selasa (29/6/2021).

Baca juga: Duduk Perkara Puluhan TKA China Ditolak Ikut Vaksinasi di Banten, Berikut Penjelasan Satgas Covid-19

Ia menilai, meroketnya kasus yang terjadi saat ini membuktikan bahwa varian Delta sebagai faktor penyumbang kasus hingga menyentuh di atas 20 ribu sehari.

"Kesimpulannya menurut kami sudah 3 kali serangan. Pertama Maret-April 2020, Desember-Januari, dan sekarang ini serangan ketiga," kata dr. Slamet.

Sehingga, dr Slamet mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan.

"Artinya tanpa penelitian kita bisa tau kalau varian ini sangat infeksius. Bahkan ada pakar yang mengatakan dua lapis masker itu bisa tembus. Masyarakat banyak yang tidak peduli, makan buka masker di pinggir jalan tuh biasa saja," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Waketum IDI: Varian Delta Gampang Menular, Masyarakat Dimohon Stay at Home

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved