Breaking News:

Berita OKI

BKKBN Anugerahi Lindasari Iskandar Manggala Karya Kencana

Hj. Lindasari Iskandar, SE dianugerahi penghargaan Manggala Karya Kencana dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Diskominfo Kabupaten Ogan Komering Ilir
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ogan Komering Ilir, Hj. Lindasari Iskandar, SE dianugerahi penghargaan Manggala Karya Kencana dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ogan Komering Ilir, Hj. Lindasari Iskandar, SE dianugerahi penghargaan Manggala Karya Kencana dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Penyerahan penghargaan tertinggi di BKKBN itu diumumkan secara virtual, pada acara Gebyar Pemberian Penghargaan Program Bangga Kencana, Senin (28/6/2021) kemarin.

“Ibu Ketua TP PKK OKI Hj. lindasari Iskandar, SE menerima penghargaan Nasional Manggala Karya Kencana program Bangga Kencana dari Kepala BKKBN RI dalam rangkaian Harganas ke- 28 tahun 2021" Ungkap Kepala DPPKB OKI, Ubaydillah kepada Tribunsumsel.com, Selasa (29/6/2021).

Penghargaan anugerah Manggala Karya Kencana diberikan BKKBN kepada Istri Bupati OKI, H. Iskandar, SE ini karena, dukungan, dan komitmennya terkait program- program Pembangunan Keluarga dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana)

"Salah satunya dukungan TP PKK OKI menyukseskan berbagai program bangga kencana seperti pelayanan serentak sejuta akseptor, pendataan Keluarga, BKB, PIK Remaja, Genre, BKR dan BKL dan Kampung KB,"terang Ubay.

Keterlibatan Lindasari lainnya yang dinilai pusat, yaitu Edukasi Seribu Hari Pertama Kehidupan dalam upaya memberantas angka stunting di Kabupaten OKI 

“Dukungan Ketua TP PKK OKI khususnya dalam penurunan angka stunting di Ogan Komering Ilir yang signifikan.

Diterangkan Ubay , angka stunting di Kabupaten OKI terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun dari 30,6% pada tahun 2018 menjadi 11,08% di Tahun 2019 dan kembali turun menjadi 8,44% di Tahun 2020.

"Program ini pun sejalan dengan paradigma program Keluarga Berencana, sehingga bukan saja berhasil menurunkan preverensi tingkat stunting di OKI, juga berhasil mendukung program kependudukan keluarga berencana serta pembangunan keluarga di Kabupaten OKI," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved