Breaking News:

Vaksinasi Serentak 1 Juta

Pusri Dukung Vaksinasi Serentak 1 Juta Orang

Kegiatan dan diadakan di Gedung Serba Guna Komplek PT Pusri Palembang dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat (26/06).

Editor: Prawira Maulana
ist
Guna mendukung percepatan penanganan pandemi COVID-19, PT Pusri Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) melaksanakan Vaksinasi Serentak yang diikuti oleh karyawan organik dan non organik di lingkungan Pusri. Kegiatan dan diadakan di Gedung Serba Guna Komplek PT Pusri Palembang dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat (26/06). 

PALEMBANG – Guna mendukung percepatan penanganan pandemi COVID-19, PT Pusri
Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) melaksanakan
Vaksinasi Serentak yang diikuti oleh karyawan organik dan non organik di lingkungan Pusri.
Kegiatan dan diadakan di Gedung Serba Guna Komplek PT Pusri Palembang dengan
menerapkan protokol kesehatan yang ketat (26/06).

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Utama PT Pusri Tri Wahyudi Saleh, Direktur Operasional &
Produksi Filius Yuliandi, Direktur Keuangan & Umum Saifullah Lasindrang dan Direktur RS
Pusri Prof Dr.dr. Yuwono,M.Biomed. Turut hadir meninjau kegiatan vaksinasi adalah Kapolda
Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri S, Dir Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol.Ratno Kuncoro,
Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Dedi Sofiandi, Kapolsek Kalidoni AKP Evial Kalza,
dan Danramil Lemabang Kapten Supriyanto.

Tri mengatakan pelaksanaan vaksin ini merupakan bentuk dukungan Pusri terhadap Program
Percepatan Vaksinasi Massal di Indonesia yang dicanangkan pemerintah. “Selain itu kami
mengucapkan terima kasih kepada Polda Sumsel, karena Program Vaksinasi ini dapat
terselenggara dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara ke-75, yaitu dengan menggelar
Serbuan Vaksinasi Nasional TNI-POLRI dengan target 1 (satu) juta orang”, ujar Tri.

Vaksinasi massal 1 (satu) juta orang ini merupakan target dari Presiden RI, Joko Widodo
dengan tujuan yaitu tentunya mencegah dan memutus rantai penyebaran COVID-19 serta
diharapkan dapat menciptakan kekebalan kelompok atau herd immmunity terhadap COVID-19.
Namun dengan tetap mmenerapkan protokol kesehatan COVID-19 dalam menjalankan
aktivitas sehari-hari.

“Di Pusri sebelumnya vaksin tahap pertama telah kami laksanakan yaitu pada Bulan Mei lalu,
dan sebanyak 20 (dua puluh) persen karyawan telah mendapatkan vaksin”, tambah Tri.
Sebagai informasi bahwa vaksin COVID-19 yang ada di Indonesia saat ini, sangat aman dan
halal. “Untuk itu masyarakat jangan khawatir dan percaya berita hoax terkait vaksin. Karena
kita semua harus bersama-sama optimis dan berusaha dalam memutus penyebaran COVID-19
ini”, tutup Tri.

Prof Dr.dr. Yuwono,M.Biomed mengatakan bawah pandemi bisa diakhiri dengan vaksin. Vaksin
disuntikan agar terbentuk antibodi dan antibodi akan terbentuk sempurna setelah 3 bulan dari
penyuntikan pertama. Setelah terbentuk antibody, maka kemungkinan terinfeksi dibawah 2 %,
artinya sangat kecil. Tetapi dalam 3 bulan tetapi harus berhati-hati.

Dipaparkan Yuwono bahwa, vaksin bila telah mencapai minimal 40% dari target maka akan
terbentuk herd immunity atau imunitas kelompok, yang akan melindungi yang lainnya. Di
Indonesia saat ini jumlah yang sudah tervaksin adalah 24 juta. Sedangkan target untuk 40%
adalah 100 juta orang. Oleh sebab itu, melalui program Serbuan 1 Juta Vaksin, diharapkan 75
hari dari sekarang kita akan sampai pada kondisi herd immunity, dan itu adalah tujuan besar
kita semua. Yuwono mengakhiri sambutannya dengan mengajak seluruh karyawan Pusri untuk
meningkatkan imunitas dengan cukup makan, cukup gerak, dan pikiran yang positif.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved