Breaking News:

Larangan Mudik

Anggota DPR Heran Mudik Idul Adha Dilarang, Tapi Tempat Wisata hingga Mal Penuh

Anggota DPR Heran Mudik Idul Adha Dilarang, Tapi Tempat Wisata hingga Mal Penuh

Editor: Siemen Martin
tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Mobil Mudik 

TRIBUNSUMSEL.COM - Larangan mudik Idul Adha membuat anggota DPR heran bukan kepalang.

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menilai, pemberlakukan larangan mudik pafa saat Idul Fitri 2021 lalu, sudah cukup ketat.

Ia pun berharap, pemberlakukan dan pengecekan larangan mudik juga di berlakukan pada saat momen Idul Adha, mendatang.

Karena, adanya indikasi masyarakat melakukan mudik.

"Itu sudah dibuktikan sama pemerintah sudah ketat tapi sarang, Ku pikir sangat bombastis kenaikannya (kasus Covid-19,red)," kata Yandri saat dihubungi Tribunnews, Senin (21/6/2021).

Yandri juga menyoroti soal tidak singkronnya kebijakan larangan mudik dan kebijakan lainnya. 

Termasuk, soal dibukanya tempat wisata, pasar-pasar yang membludak tanpa protokol kesehatan serta Mal-mal yang penuh sesah oleh pengunjung.

"Intinya kalau pemerintah mau berpendapat kerumunan atau mudik itu bagian dari penyebaran Covid, ya sebenarnya pasar harus diatur, statsiun di atur, tempat wisata harus diatur, kalau enggak ya sama saja," ucap Yandri.

"Mudik dilarang saat Idul Adha, tapi tempat wisata penuh. Pasar-pasar penuh, Mal-mal penuh, ya sami mawon," tambahnya.

Untuk itu, Politisi PAN ini mengingatkan agar kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dalam menghadapi kemungkinan arus mudik di Idul Adha harus berjalan beriringan dengan kebijakan lainnya.

"Tinggal bagaimana pengaturan secara kontineu dan komprehensif, jangan parsial," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved