Breaking News:

BRI Kantor Wilayah Palembang Layani Pencairan BPUM Sesuai Protokol Kesehatan

Layanan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah setempat, baik untuk pekerja BRI maupun calon penerim

Editor: Weni Wahyuny
Bank BRI
Penerima BPUM sedang melakukan pencairan di Bank BRI 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bank Rakyat Indonesia (BRI) memastikan layanan pengambilan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) di seluruh unit kerja supervisi Kanwil BRI Palembang, yaitu meliputi Provinsi Sumatera Selatan, Jambi dan Bangka Belitung dilakukan dengan menjaga protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Palembang, Revi Rizal, Senin (21/6/2021).

Revi menjelaskan, beberapa hal yang telah dilakukan untuk melayani penerima BPUM diantaranya, setiap penerima yang datang akan diarahkan untuk melakukan pengecekan status penerimaan BPUM pada website eform.bri.co.id/bpum sehingga dapat diketahui apakah nama yang bersangkutan telah terdaftar sebagai penerima.

Ia melanjutkan, jika telah terdaftar, maka penerima diberikan nomor antrean yang diberi jadwal kapan penerima harus datang ke BRI.

"Dengan demikian, penerima akan datang sesuai dengan tanggal yang telah di tetapkan dan akan dilayani sesuai nomor antrean," ungkapnya.

Revi menjelaskan beberapa uker penerima BPUM di beri layanan yang terpisah dengan layanan nasabah umum lainnya.

Ia memastikan jika penerima dilayani oleh teller yang cukup dan tim yang memberikan info yang rinci mengenai sisdur pengurusan penerimaan BPUM.

Layanan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah setempat, baik untuk pekerja BRI maupun calon penerima BPUM.

"Seperti jaga jarak antar nasabah, penggunaan masker, cuci tangan, alat pengukur suhu tubuh, dan lain sebagainya," terangnya.

Selain itu, lanjut Revi, berkoordinasi dengan dinas setempat untuk perihal data penerima BPUM serta antisipasi jumlah calon penerima dan juga aparat hukum setempat, misalnya Polri dan Satgas COVID-19 untuk membantu memastikan ketertiban dan keselamatan bersama.

"Kepada penerima BPUM telah disampaikan bahwa periode layanan pembayaran ini berlaku selama 3 bulan sehingga tidak perlu datang sejak awal periode," ujar Revi.

Revi mengatakan bahwa prosedur layanan dengan protokol kesehatan sudah dijalankan dengan baik untuk penerima BPUM maupun nasabah lainnya.

"BRI akan memberikan layanan terbaik untuk penyaluran dana dari pemerintah sebagai salah satu bentuk stimulus untuk mempertahankan daya beli masyarakat dan menjaga berjalannya roda perekonomian dengan tetap menjunjung protokol kesehatan," tukasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved