Breaking News:

Berita Sumsel

Muaraenim Zona Merah, Update Terkini Kasus Covid-19 di Sumsel

Update terbaru berdasarkan data dari dinas kesehatan provinsi per 18 Juni 2021 menunjukkan penambahan kasus baru yakni 135 orang.

Penulis: Moch Krisna | Editor: Moch Krisna
Dinkes Provinsi Sumatera Selatan
Update Kasus Covid-19 di Sumsel 19 Juni 2021 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Kasus covid-19 di provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masih terus bertambah tiap harinya.

Update terbaru berdasarkan data dari dinas kesehatan provinsi per 18 Juni 2021 menunjukkan penambahan kasus baru yakni 135 orang.

Total sekarang di provinsi Sumsel ada 26857 kasus positif.Dimana untuk suspek bertambah 123 orang menjadi 51786.

Kemudian untuk kasus probable tidak bertambah yakni masih tetap 403. Lalu untuk kasus kontak erat bertambah 120 menjadi 57520 orang.

Untuk angkat kesembuhan pasien covid-19 ada sekitar 24092 orang, sedangkan untuk kasus kematian ada 1365 orang.

Sementara itu situasi peta covid-19 di Sumatera selatan terdapat dua kabupate/kota berstatus zona merah.

Pertama yakni kota Palembang berzona merah dengan kasus terkonfirmasi yakni 14316 positif covid, dengan data sembuh ada 12763 orang dan kematian yani 628 orang.

Kedua yakni Kabupaten Muaraenim ada 1877 kasus positif covid, untuk pasien sembuh ada 1644 orang dan kasus kematian ada 114 orang.

Sisanya kabupaten/kota lainnya berzona orange dan kuning.

Sebelumnya kepala dinas kesehatan sumsel lesty Nuraini mengatakan untuk saat ini pemberlakuan pembatasn kegiatan masyarakat (PPKM) mikro yang berlaku sejak dua bulan terakhir tetap diharapkan bisa menurunkan kasus dan menekan penularan

"Tetapi harus diikuti dengan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan jika masyrakat tidak patuh maka tidak ada perbaikan

Selain itu ia menilai penting untuk tetap mengurangi mobilitas masyarakat serta bagi pengelola usaha yang diizinkan satgas agar bertanggung jawab dalam penerapan prokses sesuai dengan regulasi PPKM Mikro

"Kapasitas ruang tidak boleh penuh, jam operasional dikurangi, prokes ke pengunjung harus keta,

jika kedisiplinan tanggung jawab pelaku usaha dan pembatasan mobilitas disinkronkan dengan baik maka upaya pemerintah dalam meningkatkan 3T akan berhasil.

(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved