Berita Kriminal Palembang

Cari Kipas Karburator, Mifta Dipaksa Beli Hingga Dikeroyok di Pasar Cinde Palembang

Mifta Hudin (35) dikeroyok oleh tiga orang tidak dikenal di pasar Cinde Palembang saat hendak membeli Kipas Karburator, Kamis (17/6/2021).

TRIBUNSUMSEL.COM/MELISA
Mifta menunjukkan surat berobat atas luka luka lantaran dikeroyok oleh orang tak dikenal saat hendak berbelanja di Pasar Cinde Palembang. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Mifta Hudin (35) warga Talang Kelapa ini terlihat canggung ketika berada di depan ruangan Sabhara Polrestabes Palembang.

Ketika dibincangi ternyata dirinya habis dikeroyok oleh tiga orang tidak dikenal di pasar Cinde Palembang.

"Saya dikeroyok oleh tiga orang di Cinde. Kepala saya berdarah, dipukul kayu dan tangan saya lecet," katanya saat dibincangi di Mapolrestabes Palembang, Kamis(17/6/2021).

Mifta yang terlihat kebingungan ini menuturkan kejadian berawal saat dia hendak membeli kipas karbulator mobil, Kamis (17/6/2021) sekira pukul 13.00 datang ke pasar Cinde Palembang.

"Sampai di sana ada orang langsung mendekati saya. Nanya mau kesini beli apa? Saya jawab mau cari kipas, mereka langsung memaksa akan mencarikan," ujarnya sembari menunjukkan surat hasil berobat di RSUD Bari Palembang.

Baca juga: Bekuk Pelaku Pungli di Sei Lais Palembang, Polda Sumsel Tegaskan Berantas Segala Bentuk Premanisme

Kemudian, dia diminta menunggu dan pria yang tidak dikenalnya itu diduga calo barang datang. Saat datang barang yang ditawarkan mahal dan juga tidak sesuai dengan jenis mobilnya.

"Dia bilang harganya Rp 450 ribu. Saya cocokan dengan contoh kipas kalbulator mobil saya yang lama ternyata beda. Saya bilang tidak jadi karena beda. Orang ini malah maksa bayar, pas saya menolak bayar, dia mengajak rombongannya langsung mengeroyok saya," ungkapnya.

Karena kejadian ini, Mifta akhirnya memutuskan melaporkan kejadian ini ke SPKT Polrestabes Palembang.

"Saya beranikan diri melapor. Tadi saya sempat bingung. Saya berharap agar pelaku pengoroyokan ini cepat diringkus polisi," katanya.

Kasatreskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengatakan apabila terjadi hal seperti ini dirinya langsung meminta masyarakat agar langsung melapor ke petugas.

“Bila ada kejadian tersebut jangan takut untuk melapor, kami akan langsung tindak tegas,” tutupnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved