Breaking News:

Berita Prabumulih

Tergiur Upah Rp 2,5 Juta Sekali Antar, Petani Karet Diringkus BNN Prabumulih

Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Prabumulih berhasil meringkus pelaku penyalahgunaan narkotika RH di Kelurahan Mangga Besar, Prabumulih Utara.

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Kepala BNNK Prabumulih, AKBP Ridwan didampingi Sub Koordinator Pemberantasan, A Gamal Airasyid SH MH ketika melakukan pers realise di gedung BNN Prabumulih, Rabu (1662021). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Setelah cukup lama tak ada kabar, akhirnya Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Prabumulih berhasil meringkus pelaku penyalahgunaan narkotika.

Kali ini BNNK Prabumulih berhasil menggagalkan peredaran sebanyak 25 gram narkotika jenis sabu-sabu.

Pelaku diringkus berinisial RH yang tertangkap tangan di jalan Kapten Abdullah No 164 RT 006 RW 006 Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih, pada Sabtu (12/6/2021) sekitar pukul 13.30.

Bersama pelaku turut diamankan barang bukti 1 Bungkus narkotika jenis dengan berat bruto 25 gram, 1 buah motor beat street warna hitam dengan Nopol BG 6960 ABS beserta kunci dan STNK dan 1 buah hp Samsung lipat warna putih beserta sim card.

Kepala BNNK Prabumulih, AKBP Ridwan didampingi Sub Koordinator Pemberantasan, A Gamal Airasyid SH MH menuturkan penangkapan terhadap RH bermula ketika pada Sabtu (12/6/2021) pukul 07.11 WIB,  seksi pemberantasan mencoba melakukan undercover buy untuk melakukan transaksi narkotika dengan pelaku inisial PL.

Baca juga: Meski Ada Lahan Belum Bebas, Tol Indralaya-Prabumulih Tetap Ditarget Rampung Tahun 2022

Tim lalu melakukan kesepakatan dengan PL untuk melakukan transaksi dan pelaku menghubungi seseorang yang berasal dari desa perambatan Kabupaten Pali inisial RH dan janjian bertemu untuk bertransaksi di taman Prabujaya Prabumulih.

Namun kemudian RH menolak untuk bertemu di taman kota Prabumulih dan mengubah tempat untuk bertemu di salah satu rumah makan di jalan Pandean Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih.

Kemudian ketiganya bertemu di rumah makan kawasan Jalan Pandean untuk membicarakan harga dan setelah sepakat RH kemudian mengajak PL untuk menuju tempat transaksi di sebuah rumah makan di Jalan Kapten Dulhak Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih.

"Setelah tiba di lokasi diinginkan, RH lalu mengeluarkan sebuah bungkusan yang diduga narkotika jenis sabu, lalu pukul13.30 tim langsung meringkus tersangka RH," ungkapnya.

Baca juga: Terjunkan Tim PDKB, Bukti PLN ULP Prabumulih Prioritaskan Pelayanan di Gelumbang

Kepala BNNK Prabumulih menuturkan, pelaku lain inisial PL berhasil melarikan diri saat tim pemberantasan meringkus pelaku RH.

"Pelaku PL kabur dan masih dalam pengejaran kita, pelaku RH masih dalam pemeriksaan kita dan masih memburu pelaku lainnya," katanya.

Sementara RH yang merupakan petani karet mengaku hanya kurir dan mendapat upah Rp 2,5 juta tiap antar sabu ke pembeli di kota Prabumulih.

"Saya tergiur akan diberi upah Rp 2,5 juta tiap kali antar sabu dan selain uang diajak makai sabu bersama," katanya seraya mengaku baru sekali antar sabu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved